Hindari Pelonco, Pengenalan Siswa Baru di Tegal Diisi Permainan Tradisional  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cyber bullying

    Cyber bullying

    TEMPO.CO, TEGAL - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Tegal dilakukan dengan cara yang tak biasa. Jika masa orientasi siswa baru kerap digambarkan dengan kesan seram dan menakutkan, di SMA Negeri 4 Kota Tegal, masa pengenalan siswa baru justru dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

    Berbagai permainan tradisional yang sudah jarang dimainkan di era gadget seperti sekarang ini, dilombakan oleh ratusan siswa. Di antaranya permainan gobak sodor, egrang, tarik tambang, balap bakiak, dan lainnya. Siswa-siswi baru tampak riang menguikuti permainan ini. Kegiatan itu digelar selama masa orientasi selama tiga hari dari Senin-Rabu, 17-19 Juli 2017.

    "Senang ya, soalnya biar bisa tambah akrab dengan kakak kelas. Karena kalau MOS (MOS) kan kesannya seram dan tegang. Tapi kalai ini enggak," kata Ajun Prayitno, salah seorang siswa SMA N 4 Kota Tegal.

    Dia berharap, masa orientasi dengan model serupa bisa terus dibudayakan agar bisa bermanfaat bagi siswa baru. Hubungan antara kakak kelas dengan siswa baru bisa terjalin dengan baik. Sehingga bisa menghindari kekerasan senior ke yunior.

    Kepala Sekolah SMA Negeri 4, Rosa Herawati, mengatakan masa pengenalan siswa baru ini sengaja dilakukan dengan cara yang berbeda. Hal itu untuk menghindari perpeloncoan dari kakak kelas ke adik kelas.

    Selain itu. permainan juga untuk menjalin keakraban dan membangun kekompakan. Sehingga para siswa baru mengenal sekolah dengan cara yang senang. "Ini juga mengenalkan pemainan tradisional kepada siswa baru, barangkali ada yang belum kenal," katanya.

    MUHAMMAD IRSYAM FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.