Pilkada 2018, Megawati Konsentrasi Khusus di Empat Provinsi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri seusai mengikuti acara penutupan Rapat Kerja Nasional I PDI Perjuangan di Jakarta, 12 Januari 2016. Dalam pidatonya Megawati mengatakan kadernya mungkin harus membawa cabe rawit untuk menghalau rasa kantuk saat rapat kerja nasional. TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri seusai mengikuti acara penutupan Rapat Kerja Nasional I PDI Perjuangan di Jakarta, 12 Januari 2016. Dalam pidatonya Megawati mengatakan kadernya mungkin harus membawa cabe rawit untuk menghalau rasa kantuk saat rapat kerja nasional. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, KLATEN - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Sukarnoputri ternyata memiliki perhatian penuh pada empat provinsi yang akan menggelar pemilihan gubernur pada 2018 mendatang. Empat daerah adalah Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, dan Sumatera Selatan. Meski begitu, beberapa provinsi lain, seperti Jawa Barat, juga menjadi perhatian.

    "Semua kawasan itu memang dikenal sebagai basis massa PDI Perjuangan," kata Bambang Wuryanto, Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, di Klaten, Selasa, 18 Juli 2017.

    Bambang mengungkapkan PDIP Jawa Tengah sudah membuka penjaringan bakal calon gubernur. "Kalau tidak ada aral melintang, pada Senin, 24 Juli, koran-koran di Jawa Tengah akan mengiklankan itu (pengumuman pendaftaran bakal calon gubernur lewat PDIP). Mungkin iklannya sepertiga halaman," ujarnya.

    Bambang mengatakan penjaringan bakal calon gubernur Jawa Tengah itu terbuka untuk siapa saja meski bukan kader PDIP. "Sudah ada beberapa yang kontak, kami persilakan mendaftar saja," ucapnya.

    Menurut Bambang, proses penjaringan bakal berlangsung 18 hari. Tugas PDIP Jawa Tengah menyiapkan kelengkapan data saja. Sedangkan kewenangan memutuskan siapa yang akan dipilih sebagai calon gubernur Jawa Tengah tetap di tangan Ketua Umum PDIP.

    Secara terpisah, Bupati Boyolali Seno Samodro mengaku pernah ditawari Ganjar Pranowo untuk menjadi Wakil Gubernur Jawa Tengah pada periode 2018-2023. "Saat itu, kami sedang ngobrol santai. Tapi saya menolak tawarannya, biar fokus membangun Boyolali saja," kata Seno. Namun dia mengaku siap mengerahkan pendukungnya untuk memenangkan Ganjar jika kembali maju sebagai calon Gubernur Jawa Tengah.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.