Sultan HB X: Klarifikasi Gelar Tak Berkaitan Penetapan Gubernur

Reporter

Gubernur Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X menanggapi santai rencana  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah mengklarifikasi nama terkait nama gelar yang dianggap ganda.

Dewan mempermasalahkan penggunaan nama Hamengku Buwono dan Hamengku Bawono menjelang ditetapkan sebagai gubernur periode berikutnya pada Oktober mendatang. "Nggak ada urusan sama itu (klarifikasi nama gelar)," ujar Sultan Hamengku Buwono X Selasa, 18 Juli 2017.

Baca: Gamangnya DPRD Yogya, Antara Gugatan MK dan Nama Sultan

Panitia Khusus Penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur DPRD DIY berencana melakukan klarifikasi gelar Sultan, apakah menggunakan Buwono ataukah Bawono. Dua nama  itu menimbulkan kontroversi baik di lingkungan keraton dan masyarakat.

Nama Bawono diumumkan Sultan saat menyampaikan sabda raja pada 2015 silam. Sebagian anggota DPRD menilai klarifikasi nama perlu dilakukan agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat sebelum Sultan ditetapkan lagi sebagai gubernur untuk masa jabatan 2017-2022.

Namun Sultan menilai klarifikasi soal nama gelar Buwono atau Bawono tidak ada hubungannya dengan proses penetapan gubernur. "Verifikasinya tidak ada urusan nanya soal itu (nama gelar), makanya DPRD tidak mau," ujar Sultan.

Simak: Akun Putri Sultan HB X Kritik Syuting Tak Hormati Situs Sejarah

Adik tiri Hamengku Buwono X, Gusti Bendoro Pangeran Hario Yudhaningrat, menilai  perlu bagi DPRD melakukan klarifikasi nama gelar. "Mana nama yang dipakai harus jelas dan satu, karena beliau kan pejabat publik," ujar Yudhaningrat.

Menurutnya dalam Undang-Undang Keistimewaan Provinsi Yogyakarta Nomor 13 tahun 2012 sudah jelas ditegaskan bahwa raja keraton bertahta yang dapat dilantik sebagai gubernur adalah bergelar Hamengku Buwono. "Kalau beliau tetap mengajukan nama  Buwono, maka sabda raja tidak berlaku, otomatis dicabut," ujarnya.

Terkait penjelasan pihak keraton yang menganggap gelar Bawono hanya berlaku internal keraton saja dan Buwono berlaku lebih luas (eksternal) Yudhaningrat tak setuju. Kalau nama Bawono tetap berlaku, kata dia, penetapan gubernur bisa batal demi hukum. "Mana mungkin satu orang punya dua nama, bisa digugat penetapan itu," ujarnya.

PRIBADI WICAKSONO






Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

14 hari lalu

Sultan Hamengku Buwono X Soroti Tanah Kas Desa Dipakai Bangun Vila, Bukan Kembangkan Wisata

Sultan Hamengku Buwono X geram, tanah kas desa itu justru ada yang disewakan ke pihak luar desa, dengan memanipulasi tandatangannya.


Apa Kabar Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono?

20 hari lalu

Apa Kabar Pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono?

Lokasi dan waktu pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono masih menunggu keputusan hasil pertemuan di Jakarta. Ini kata Kepala Kemenag Sleman.


Yogyakarta Royal Orchestra Pentas Musik Peringati Hari Pahlawan, Bisa Ditonton dengan Tiket Rp 8 Ribu

21 hari lalu

Yogyakarta Royal Orchestra Pentas Musik Peringati Hari Pahlawan, Bisa Ditonton dengan Tiket Rp 8 Ribu

Pentas Yogyakarta Royal Orchestra akan dimulai pukul 10.00 di Kagungan Dalem Bangsal Mandalasana Keraton Yogyakarta secara terbuka.


Tren Covid-19 Yogya, Sultan HB X: Meningkat 10 Kali Lipat Kurang dari Sebulan

21 hari lalu

Tren Covid-19 Yogya, Sultan HB X: Meningkat 10 Kali Lipat Kurang dari Sebulan

Mulai awal November ini penambahan kasus Covid-19 baru di Yogyakarta semakin sering di atas 100 kasus per harinya.


Tantangan Resesi Global, Yogyakarta Bidik Potensi Wisatawan Domestik

31 hari lalu

Tantangan Resesi Global, Yogyakarta Bidik Potensi Wisatawan Domestik

Dinas Pariwisata DI Yogyakarta dan Keraton Yogyakarta mencoba menyusun langkah untuk menjaga sektor wisata agar tak terdampak resesi.


Menengok Koleksi Unik Batik Keraton Yogyakarta dan Pura Pakualaman di Taman Pintar

32 hari lalu

Menengok Koleksi Unik Batik Keraton Yogyakarta dan Pura Pakualaman di Taman Pintar

Selain koleksi Batik Larangan itu, Keraton Yogyakarta juga menampilkan batik yang baru diluncurkan 2 Oktober lalu yaitu Batik Radyakartiyasa.


Yogya Tuan Rumah Kongres Kebudayaan Jawa, Ganjar Pranowo hingga Khofifah Dipertemukan

36 hari lalu

Yogya Tuan Rumah Kongres Kebudayaan Jawa, Ganjar Pranowo hingga Khofifah Dipertemukan

Ia menuturkan pada tahun1918 tepatnya tanggal 5 sampai 7 Juli 1918 telah dilaksanakan Kongres Kebudayaan Jawa di Surakarta.


Cerita Sutradara Fajar Nugros Hindari Tiga Latah Horor di Film Inang

38 hari lalu

Cerita Sutradara Fajar Nugros Hindari Tiga Latah Horor di Film Inang

Fajar mengungkapkan dalam film Inang itu, ia berupaya mengungkap makna tersembunyi bagaimana masyarakat memandang perempuan.


Saat Sultan HB X Disambut Para Lurah di Bandara dan Stasiun

48 hari lalu

Saat Sultan HB X Disambut Para Lurah di Bandara dan Stasiun

Ratusan pamong dan lurah menggunakan baju adat Jawa berbaris rapi di pintu kedatangan untuk menyambut Sultan HB X.


Dilantik Jadi Gubernur DIY, Intip Koleksi Mobil Sri Sultan Hamengku Buwono X

51 hari lalu

Dilantik Jadi Gubernur DIY, Intip Koleksi Mobil Sri Sultan Hamengku Buwono X

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi melantik Sri Sultan Hamengku Buwono X sebagai Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ini koleksi mobilnya: