Zulkifli Hasan Klaim PAN Tetap Setia dengan Pemerintah Jokowi

Reporter

Presiden Joko Widodo menghadiri acara buka puasa bersama di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan (kiri), Jakarta, 2 Juni 2017. ANTARA FOTO

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengatakan partainya tetap setia kepada koalisi partai pemerintah. Menurut dia, tidak ada niatan PAN untuk membangkang atau keluar dari koalisi pemerintah.

"Kami dengan Presiden Joko Widodo sejak awal, itu ingin mendukung agar pemerintahan sukses," ujar Zulkifli Hasan setelah menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Selasa, 18 Juli 2017.

Baca: Analis Politik Ini Sebut 'Dosa' Terbesar PAN di Kabinet Jokowi

Sebelumnya, PAN beberapa kali dituding tidak loyal terhadap pemerintah. Sebabnya, beberapa kali mereka memilih berseberangan sikap dengan pemerintah, seperti saat pilkada DKI Jakarta 2017 dan Perpu Ormas.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai partai utama di koalisi pemerintah telah beberapa kali memberi sinyal meminta PAN keluar dari koalisi. Pekan lalu misalnya, PDIP meminta partai yang mbalela untuk secara jantan keluar dari koalisi jika tidak bisa sejalan dengan pemerintah.

Menurut Zulkifli, kesetiaan terhadap pemerintah tidak harus selalu ditunjukkan dengan mengiyakan segala kebijakan pemerintah. Loyalitas, kata dia, juga bisa ditunjukkan dengan mengkritisi kebijakan pemerintah agar lebih baik. Namun, menurut dia, sikap kritis kerap dianggap menantang.

Simak: Politikus PAN: Kami Tidak Selalu Berseberangan dengan Jokowi

Hubungan dengan PDIP pun, kata ia, baik-baik saja. Zulkifli bahkan mengatakan hubungan PDIP-PAN mesra dan dia masih sering berkomunikasi dengan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto maupun Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.

"Pandangan (kami berseberangan dengan pemerintah) itu harus diluruskan. Misalnya bahas RUU Pemilu, ini kan menyangkut masing-masing nasib partai juga. Partai-partai pasti akan berjuang agar partainya tidak mati (lewat aturan yang ada)," ujar Zulkifli.

Lihat: Dituding Tak Loyal pada Koalisi Pemerintah, Begini Reaksi PAN

Zulkifli berujar partainya tidak mencari kursi dalam Kabinet Kerja. Menurut dia, kursi menteri adalah hak prerogatif Presiden sehingga bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah atau tidak berpengaruh banyak.

"Jadi, kami bergabung koalisi itu bukan soal kursi menteri. Kami hanya ingin sukses seperti negara-negara lain, rakyat senang, kita senang," ujar Zulkifli Hasan

ISTMAN M.P.






Diduetkan dengan Ganjar Pranowo, Erick Thohir: Saya Bukan Orang Partai

2 hari lalu

Diduetkan dengan Ganjar Pranowo, Erick Thohir: Saya Bukan Orang Partai

Erick Thohir merespon isu soal dirinya akan disandingkan dengan Ganjar Pranowo oleh Partai Amanat Nasional dalam Pilpres 2024.


Harga Garam Naik, Mendag Sebut RI Terlalu Banyak Impor

4 hari lalu

Harga Garam Naik, Mendag Sebut RI Terlalu Banyak Impor

Mendag mendapat keluhan dari perajin tahu mengenai lonjakan harga garam.


Mendag Janji Harga Minyak Stabil Rp 14 Ribu: Kalau Lebih, Saya yang Tombok

4 hari lalu

Mendag Janji Harga Minyak Stabil Rp 14 Ribu: Kalau Lebih, Saya yang Tombok

Zulhas mengakui harga minyak goreng fluktuatif. Namun, pemerintah telah menetapkan harga MinyaKita tak lebih dari Rp 14 ribu per liter.


Pengecer Kedelai Curhat ke Mendag Tak Dapat Subsidi: Padahal Sama-sama Cari Makan

4 hari lalu

Pengecer Kedelai Curhat ke Mendag Tak Dapat Subsidi: Padahal Sama-sama Cari Makan

Menurut Zulhas, subsidi kedelai diberikan kepada para pelaku usaha yang memenuhi syarat.


Di Depan Zulhas, Hotman Paris Singgung Jagoan yang Monopoli Izin Impor

4 hari lalu

Di Depan Zulhas, Hotman Paris Singgung Jagoan yang Monopoli Izin Impor

Menjawab pertanyaan Hotman Paris, Zulkifli alias Zulhas menjelaskan, izin impor sejatinya dibagi secara rata dan telah diatur dalam neraca komoditas.


Pertimbangkan Duet Ganjar-Erick Thohir, PAN: Pasangan Sempurna

4 hari lalu

Pertimbangkan Duet Ganjar-Erick Thohir, PAN: Pasangan Sempurna

Politikus PAN Viva Yoga Mauladi menilai Ganjar Pranowo dan Erick Thohir bakal menjadi pasangan yang sempurna pada Pemilihan Presiden 2024.


Hotman Paris dan Zulkifli Hasan Terima Pengaduan Warga di Kopi Johny

4 hari lalu

Hotman Paris dan Zulkifli Hasan Terima Pengaduan Warga di Kopi Johny

Hotman Paris sering menerima pengaduan dan konsultasi hukum bagi warga di Kopi Johny, Kelapa Gading


Zulhas Pastikan RI Bakal Banding Setelah Kalah Gugatan soal Ekspor Bijih Nikel di WTO

4 hari lalu

Zulhas Pastikan RI Bakal Banding Setelah Kalah Gugatan soal Ekspor Bijih Nikel di WTO

Indonesia kalah dalam gugatan larangan ekspor bijih nikel di WTO dalam panel pada Oktober lalu.


PAN Beri Sinyal Akan Sandingkan Ganjar Pranowo dengan Erick Thohir

5 hari lalu

PAN Beri Sinyal Akan Sandingkan Ganjar Pranowo dengan Erick Thohir

PAN menghadirkan Ganjar Pranowo dan Erick Thohir dalam acara bacaleg se Jawa Tengah.


KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

5 hari lalu

KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

KPK akan mendalami nama-nama pejabat yang disebut oleh Rektor Unila nonaktif Karomani dalam persidangan dalam perkara suap penerimaan mahasiswa.