Kapolri Beri Pin Emas Pasca Temuan 1 Ton Sabu dan 1,8 Ton Ganja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah anggota Dit Narkoba Polda Metro Jaya memeriksa paket-paket sabu yang gagal diselundupkan di Dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer, Serang, Banten, 13 Juli 2017. Penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat satu ton berhasil digagalkan.  ANTARA/Asep Fathulrahman

    Sejumlah anggota Dit Narkoba Polda Metro Jaya memeriksa paket-paket sabu yang gagal diselundupkan di Dermaga eks Hotel Mandalika, Anyer, Serang, Banten, 13 Juli 2017. Penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat satu ton berhasil digagalkan. ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI atau Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberikan penghargaan kepada anggotanya yang sukses menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 1 ton di Serang, Banten, dan 1,8 ton ganja siap kirim dari Aceh. Menurut dia, penghargaan ini lantaran lembaganya telah menyatakan perang terhadap narkoba.

    "Saya berikan penghargaan kepada mereka karena masalah narkoba ini menjadi atensi utama dari Polri. Kita menyatakan perang kepada narkoba," kata Kapolri Tito Karnavian di Aula Rupatama, Mabes Polri, Jakarta, Selasa 18 Juli 2017.

    Baca juga:

    Kapolri: Meski Bandar Utama Tewas, Kasus Sabu 1 Ton Dikembangkan

    Tito pun memberikan penghargan kepada anggota perwakilan. Mereka adalah Wakil Direktur Tindak Pindana Narkoba Bareskrim Polri, Komisaris Besar John Turman Panjaitan atas keberhasilannya mengungkap 1,8 ton ganja di daerah Pidie Aceh; Kasubdit 3 Ditnarkoba Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara.

    Selain itu, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Way Kanan, Kepolisian Daerah Lampung, Aiptu Rutaman juga diberikan penghargaan. Rutaman dinilai berjasa ketika menolong pengendara mobil mengalami kecelakaan saat mudik Lebaran 2017. Sejumlah polwan pun juga mendapatkan penghargaan atas pertolongan kepada ibu-ibu yang melahirkan ketika arus mudik.

    Baca pula:

    Kisah Polwan Ikut Gagalkan Penyelundupan Sabu 1 Ton Asal Taiwan

    Tito menjelaslan tujuan pemberian penghargaan kekaligus memotivasi kepada anggota hingga tingkat terbawah untuk lebih serius menangani perkara narkoba. "Sudah saya sampaikan kita perlu mengambil tindakan yang keras dan tegas kepada jaringan narkoba ini," ujarnya.

    Kapolri Tito Karnavian menjelaskan penghargaan kepada petugas yang mengungkap penyelundupan narkoba jenis sabu seberat satu ton itu, diberikan penghargaan dengan pemberian pin emas. Sebab, kata Tito, jika diberikan kenaikan pangkat luar biasa atau promosi jabatan terkendala jumlah tim yang terlalu banyak. "Tentu perwiranya kami beri atensi khusus, apakah promosi atau apa," ujar Tito.

    ARKHELAUS W.

    Video Terkait:
    Dikawal Polisi, Penyelundup Sabu 1 Ton Tiba di Jakarta




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.