Kecewa PPDB, 15 Orang Merusak Kantor Balai Pelayanan Pendidikan

Reporter

REUTERS/Cheryl Ravelo

TEMPO.CO, Cirebon-Belasan orang  merusak kantor Balai Pelayanan dan Pengawas Pendidikan (BPPP) Wilayah V Jawa Barat di Kota Cirebon, Senin, 17 Juli 2017. Para pelaku mengaku melampiaskan kekesalannya lantaran tidak puas dengan hasil Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB).

Berdasarkan informasi dari seorang petugas keamanan Kantor BPPP Wilayah V Jawa Barat, Jiman Didin, sekelompok orang tersebut datang sekitar pukul 09.00 WIB. “Mereka langsung datang dengan berteriak marah mencari dan memanggil-manggil Ibu Kepala BPPP,” kata Jiman.

Baca: PPDB Kota Bandung, Kenapa Kepala Dinas Pendidikan Siap Ditegur?

Jiman menjelaskan bahwa Kepala BPPP sedang berada di Bandung. Namun pelaku tidak menggubris. Mereka langsung menerobos masuk ke dalam kantor. “Saya sampai ditarik keluar. Katanya jangan ikut campur,” kata Jiman.

Pelaku mendobrak pintu ruang tamu dan ruang Kepala BPPP. Setelah berhasil masuk, mereka langsung mengacak-acak ruangan. Pihak BPPP melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Cirebon Kota.

Berdasarkan informasi, pelaku yang berjumlah 15 orang tersebut sebenarnya hendak melakukan aksi unjuk rasa di SMA Negeri 2 Kota Cirebon. Namun karena sekolah tersebut dijaga ketat polisi, aksi pun dilanjutkan ke kantor BPPP V Jawa Barat yang jaraknya tidak terlalu jauh dari SMA Negeri 2.

Lihat: Gara-gara PPDB Kisruh, Bekasi Tambah Jumlah Rombongan Belajar

Usai melakukan perusakan, 15 orang tersebut langsung ditangkap polisi. Diduga mereka mereka mengamuk karena sejumlah anak yang dititipkan tidak lolos dalam PPBD tingkat SMA.

Kapolres Cirebon Ajun Komisaris Adi Vivid Bachtiar mengatakan semua warga masyarakat berhak  menyampaikan aspirasi, keberatan serta ketidakpuasan. “Namun cara menyampaikan tidak boleh dilakukan dengan melanggar hukum, kekerasan dan melanggar aturan-aturan lainnya,” kata Adi.

Simak: Ombudsman Jawa Barat Minta Dinas Pendidikan Hapus PPDB Jalur MOU

Kalau pun ada kecurigaan  selama PPDB, Adi meminta masalah itu dilaporkan kepada polisi agar bisa diselidiki. Sebab, kata dia, palaporan ke polisi mempermudah aparat melakukan penyelidikan dibandingkan hanya menduga-duga dan melakukan tindakan anarkistis.

Sementara itu hingga berita ini diturunkan, sebanyak 15 orang pelau perusakan masih dalam pemeriksaan di markas Polres Kota Cirebon. "Kalau dibiarkan dampaknya tidak baik," kata Kapolres.

IVANSYAH






Rektor Unila Bukan yang Pertama, Ini Sederet Kasus Jual Beli Bangku di Dunia Pendidikan

30 hari lalu

Rektor Unila Bukan yang Pertama, Ini Sederet Kasus Jual Beli Bangku di Dunia Pendidikan

Praktek jual beli bangku di dunia pendidikan Indonesia sudah lama dan marak terjadi. Terakhir Rektor Unila pun kena OTT untuk kasus serupa.


Beredar Surat Sakti Anggota DPRD Banten Masukkan Nama Calon Siswa ke SMA Favorit di Tangsel

18 Juli 2022

Beredar Surat Sakti Anggota DPRD Banten Masukkan Nama Calon Siswa ke SMA Favorit di Tangsel

Surat sakti anggota DPRD Banten beredar yang berisi nama calon siswa agar diterima di SMA favorit di Tangsel. Dibantah anggota DPRD.


Pemkot Solo Bakal Gabungkan SD yang Minim Siswa

13 Juli 2022

Pemkot Solo Bakal Gabungkan SD yang Minim Siswa

Supaya efisisen, Pemerintah Kota Solo berencana untuk menggabungkan sekolah dasar yang siswanya minim.


Semangat Azzam Jadi Satu-satunya Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo

12 Juli 2022

Semangat Azzam Jadi Satu-satunya Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo

Azzam menjadi satu-satunya siswa kelas I di SD Sriwedari 197 Solo dari hasil PPDB zonasi. Meski hanya sendiri di kelas, dia tetap semangat belajar


Hanya Ada 1 Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo dari PPDB Zonasi

11 Juli 2022

Hanya Ada 1 Siswa Baru di SD Sriwedari 197 Solo dari PPDB Zonasi

Sejumlah SD di Kota Solo diketahui masih kekurangan siswa baru lewat sistem PPDB zonasi. Meski begitu, kegiatan belajar tetap berjalan.


PPDB 2022, Sekda Depok: Tak Lulus Negeri, Ada Bantuan Masuk Swasta

3 Juli 2022

PPDB 2022, Sekda Depok: Tak Lulus Negeri, Ada Bantuan Masuk Swasta

PPDB 2022 yang masih berlangsung menimbulkan persaingan ketat demi bisa masuk sekolah negeri


Pendaftar PPDB Depok Lampaui Kuota, Orang Tua Kecewa Anak Tidak Diterima SMP Negeri

30 Juni 2022

Pendaftar PPDB Depok Lampaui Kuota, Orang Tua Kecewa Anak Tidak Diterima SMP Negeri

DKR Depok banyak mendapat laporan soal PPDB, Dinas Pendidikan tidak mengakomodir peserta Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran (KIS PBI),


Berikut Prestasi yang Dapat Dipertimbangkan Ikut PPDB Depok 2022 Jenjang SMP

30 Juni 2022

Berikut Prestasi yang Dapat Dipertimbangkan Ikut PPDB Depok 2022 Jenjang SMP

Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) Kota Depok tahun 2022 untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) jalur prestasi dibuka mulai 30 Juni 2022. Pemerintah setempat melalui Dinas Pendidikannya telah mengeluarkan persyaratannya.


PPDB Jateng 2022 SMA/SMK: Cara Ubah Pilihan Sekolah, Mendaftar, dan Jadwal

29 Juni 2022

PPDB Jateng 2022 SMA/SMK: Cara Ubah Pilihan Sekolah, Mendaftar, dan Jadwal

Pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2022 tingkat SMA/SMK Negeri Jawa Tengah telah dibuka pada hari ini, Rabu, 29 Juni 2022 hingga 1 Juli


Ombudsman Pertanyakan Sistem Pendaftaran PPDB DKI 2022 Kerap Down

29 Juni 2022

Ombudsman Pertanyakan Sistem Pendaftaran PPDB DKI 2022 Kerap Down

Dengan dukungan anggaran, seharusnya Dinas Pendidikan DKI bisa memitigasi sistem pendaftaran PPDB 2022 yang kerap down dan mempersulit pendaftar.