Heboh Telegram, Kapolri Tito: Dari Bom Thamrin hingga Falatehan  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berbicara dalam koordinasi kesiapan akhir tingkat pusat Operasi Ramadaniya 2017 di Mabes Polri, Jakarta, 12 Juni 2017. Rapat koordinasi ini membahas antisipasi pengamanan Ramadan dan jalur mudik lebaran Idul Fitri 1438 H. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan aplikasi Telegram digunakan oleh banyak kelompok teroris di Indonesia.

"Pemblokiran Telegram ini karena sistem komunikasi ini banyak digunakan oleh banyak kelompok teroris, terlihat dari kasus-kasus sebelumnya seperti kasus bom di Jalan Thamrin, Jakarta; di Medan; Bandung; dan terakhir di Falatehan. Semua berkomunikasi menggunakan aplikasi Telegram," kata Tito setelah menghadiri peresmian Akademi Bela Negara Partai NasDem di Jakarta, Ahad, 16 Juli 2017.

Tito menyebutkan aplikasi media sosial itu digunakan banyak kelompok teroris, karena memiliki banyak fitur pendukung, di antaranya ada enkripsi sehingga sulit disadap.

Baca:
Telegram Diblokir atas Masukan dari Polri

Telegram Minta Kerja Sama dengan Indonesia, Begini Respons Jokowi

"Kedua mampu menampung anggota grup sampai 10 ribu anggota dan kemudian menyebarkan paham-paham di sana," tuturnya. Ia menyebutkan saat ini terjadi fenomena yang disebut dengan radikalisasi melalui media online atau daring, termasuk Telegram.

"Ini lebih berbahaya karena sulit dideteksi sehingga bisa secara sporadis dan tiba-tiba meledak di sana-sini," ucapnya.

Menurut dia, cara mencegahnya adalah dengan memperkuat deteksi media daring atau sistem siber, kemudian melakukan langkah penegakan hukum di situ.

Simak juga: Jokowi: Pemblokiran Telegram Sudah Lama Dipertimbangkan

"Upaya lain seperti penutupan atau mungkin kita masuk dan menyamar di jalur itu," ujarnya.

Namun, untuk masuk dan menyamar, persoalan yang dihadapi adalah mereka tahu teknik-teknik untuk menghindar sehingga yang dilakukan adalah penutupan.

"Memang kemudian muncul pro dan kontra. Tapi itu biasa dan saya kira lebih banyak untungnya," kata Tito terkait dengan pemblokiran Telegram yang resmi diumumkan pada Sabtu, 15 Juli 2017.

ANTARA

Video Terkait:
Telegram, Aplikasi Favorit Teroris








Mendagri Periksa Kesiapan Acara Puncak Sail Tidore 2022

16 jam lalu

Mendagri Periksa Kesiapan Acara Puncak Sail Tidore 2022

Kementerian Dalam Negeri bertanggung jawab sebagai Ketua Pelaksana Perayaan Puncak Sail Tidore 2022.


Bayi Baru Lahir di Ukraina Tewas karena Rumah Sakit Bersalin Dihantam Rudal Rusia

3 hari lalu

Bayi Baru Lahir di Ukraina Tewas karena Rumah Sakit Bersalin Dihantam Rudal Rusia

Perempuan dengan bayi yang baru lahir serta seorang dokter berada di bangsal bersalin rumah sakit di Ukraina yang hancur dihantam rudal Rusia.


Ajak Kepala Daerah Bantu Gempa Cianjur, Tito: Gunakan Dana Belanja Tidak Terduga

4 hari lalu

Ajak Kepala Daerah Bantu Gempa Cianjur, Tito: Gunakan Dana Belanja Tidak Terduga

Mendagri Tito Karnavian, mengajak kepala daerah di seluruh Indonesia untuk meringankan beban para korban terdampak gempa Cianjur.


Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk Siapkan Program Pengisian Perangkat Daerah hingga Persiapan Pemilu

7 hari lalu

Pj Gubernur Papua Tengah Ribka Haluk Siapkan Program Pengisian Perangkat Daerah hingga Persiapan Pemilu

Penjabat Gubernur Papua Tengah menyiapkan tujuh program yang akan dilaksanakannya selama 100 hari kerja setelah dilantik pada 11 November lalu.


RUU Provinsi Papua Barat Daya Disahkan, Tito: Target Perppu Pemilu Tuntas Akhir Bulan

9 hari lalu

RUU Provinsi Papua Barat Daya Disahkan, Tito: Target Perppu Pemilu Tuntas Akhir Bulan

Pascadiundangkan, kata Tito, Kementerian Dalam Negeri bakal mencari penjabat Gubernur Papua Barat Daya.


Ribka Haluk Pj Gubernur Perempuan Pertama, Siap Pimpin Papua Tengah Salah Satu DOB Papua

11 hari lalu

Ribka Haluk Pj Gubernur Perempuan Pertama, Siap Pimpin Papua Tengah Salah Satu DOB Papua

Ribka Haluk dilantik Mendagri Tito Karnavian sebagai Pj Gubernur Papua Tengah. Ia penjabat gubernur perempuan pertama, pernah 2 kali jadi Pj Bupati.


Profil Apolo Safanpo, Pj Gubernur Papua Selatan Sekaligus Rektor Universitas Cenderawasih

12 hari lalu

Profil Apolo Safanpo, Pj Gubernur Papua Selatan Sekaligus Rektor Universitas Cenderawasih

Tiga DOB Papua diresmikan Mendagri Tito Karnavian, berikut melantik 3 Pj Gubernur antara lain Apolo Safanpo sebagai Pj Gubernur Papua Selatan.


Profil Nikolaus Kondomo Pj Gubernur Papua Pegunungan, Pengalaman Malang Melintang di Kejati

12 hari lalu

Profil Nikolaus Kondomo Pj Gubernur Papua Pegunungan, Pengalaman Malang Melintang di Kejati

Mendagri Tito Karnavian menunjuk Nikolaus Kondomo menjadi Pj Provinsi Papua Pegunungan. Kariernya di beberapa Kejati, bertemu istri di Sleman.


Sah, Indonesia Miliki 37 Provinsi Termasuk 3 DOB Papua, Apa Saja Provinsi Baru Ini?

14 hari lalu

Sah, Indonesia Miliki 37 Provinsi Termasuk 3 DOB Papua, Apa Saja Provinsi Baru Ini?

Pemerintah Indonesia melalui Mendagri Tito Karnavian secara resmi menetapkan tiga Daerah Otonomi Baru atau DOB Papua sehingga total provinsi adalah 37


Tiga Pj Gubernur di Provinsi Baru Papua Dilantik Hari Ini, Berikut Profilnya

16 hari lalu

Tiga Pj Gubernur di Provinsi Baru Papua Dilantik Hari Ini, Berikut Profilnya

Setelah mengucapkan sumpah janji jabatan, ketiga Pj Gubernur yang akan memimpin tiga provinsi baru Papua resmi dilantik. Siapa saja ketiga pejabat baru tersebut?