Iluni UI Targetkan Pengembangan Dana Abadi Rp 10 Triliun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    Logo Universitas Indonesia. Doc : http://iluniuikepri.com/ KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Jakarta - Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia menargetkan bisa meraih dana abadi hingga Rp 10 triliun. Pengembangan dana abadi ini sebagai bentuk dukungan Iluni kepada almamater. "Saat ini dana abadi yang berhasil dicapai mencapai Rp 350 miliar," ucap Ketua Iluni UI Arief Budhy Hardono dalam keterangan tertulis, Minggu, 16 Juli 2017.

    Baca: Bela KPK, 5 Tuntutan Iluni Soal Hak Angket

    Menurut Arief, Iluni secara kontinu akan melakukan berbagai event dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi para anggota, komunitas, dan masyarakat luas, serta memberikan nilai tambah bagi almamater. "Dana abadi ini akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan riset, pendidikan, dan pengabdian masyarakat," ucapnya di sela kegiatan “BNI UI Half Marathon 2017”.

    Terkait dengan lomba maraton bertajuk BNI UI Half Marathon 2017, Sekjen Iluni Andre Rahadian mengatakan kegiatan ini diikuti sekitar 3.000 peserta. Dari jumlah tersebut sekitar 60 persen di antaranya adalah para anggota Iluni UI, sedangkan 40 persen lainnya peserta umum, termasuk grup lari dari Jepang.

    Andre mengatakan pelaksanaan kegiatan BNI UI Half Marathon 2017 ini tidak terlepas dari upaya Iluni UI untuk mengembangkan komunitas lari khususnya di lingkungan UI dan memperkenalkan running track di kawasan kampus UI Depok.

    Baca: UI Terima 1.569 Mahasiswa Baru Lewat Program Simak

    Lomba maraton dikelompokkan dalam tiga kategori, masing-masing untuk jarak 5 km, 10 km, dan 21 km dan dibagi untuk kategori publik dan masters dengan total hadiah sekitar Rp 150 juta.

    SETIAWAN ADIWIJAYA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.