Pansus Hak Angket Terima Petisi Penolakan dari Masyarakat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi II DPR, Agun Gunanjar. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ketua Komisi II DPR, Agun Gunanjar. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima petisi penolakan terhadap hak angket yang ditandatangani puluhan ribu masyarakat lewat laman change.org. Petisi ini secara simbolis diserahkan perwakilan PP Pemuda Muhammadiyah, Virgo Sulianto Gohardi, saat rapat audiensi siang tadi, Jumat, 14 Juli 2017.

    "Mungkin suara ini tidak lebih banyak dari suara bapak sekalian dari pemilu (pemilihan umum)," ujarnya kepada Pansus Hak Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat. Menurut dia, puluhan ribu masyarakat ini tidak menginginkan adanya rapat-rapat Pansus di DPR.

    Baca juga: Fahri Hamzah: Pertemuan di Kejaksaan Agung Bukan Periksa Angket

    Virgo menjelaskan, penggalangan petisi ini telah dilakukan sejak Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengesahkan bergulirnya hak angket. Saat diserahkan, petisi ini didukung 45.111 orang

    Petisi ini kemudian diterima Ketua Panitia Angket Agun Gunandjar. "Kami menerima seluruh aspirasi yang disampaikan, akan kami catat dan menjadi risalah rapat," katanya.

    Baca: Panitia Angket Menghina Pengadilan
    Baca juga: Jokowi Harus Melawan Pelemahan KPK

    PP Muhammadiyah beranggapan hak angket ini disinyalir menghalangi upaya pemberantasan korupsi yang sedang dilakukan KPK. "Tentu keyakinan kami tidak bisa dilihat atau dibuktikan sebagaimana ketika bapak-bapak menyatakan bahwa niat bapak-bapak adalah niat yang baik. Namun semakin menemukan kebenarannya ketika diksi dan narasi yang digunakan, semakin memperlihatkan pertentangan terhadap KPK," tuturnya.

    Agun membantah sinyalemen Virgo terhadap Pansus Hak Angket KPK. Menurut dia, hak angket dijalankan untuk memastikan KPK menjalankan tugas dan fungsinya sesuai dengan undang-undang. "Tanpa ada itikad menghalangi atau mengintervensi," ucapnya.

    AHMAD FAIZ

    Video Terkait:
    Pansus Hak Angket Sambangi Jaksa Agung, Ini Kata Fahri Hamzah




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.