MK Gelar Rapat Pemilihan Ketua Baru Hari Ini  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Majelis Kehormatan MK (MKMK) Sukma Violetta bersama anggota (dari kiri) Achmad Sodiki, Anwar Usman dan As'ad Said Ali, dalam sidang pembacaan putusan hasil penelusuran dugaan pelanggaran etik berat yang dilakukan hakim MK Patrialis Akbar, di Mahkamah Konstitusi, 6 Februari 2017. MKMK memutuskan memberhentikan sementara Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi yang terjaring OTT KPK terkait dugaan menerima suap uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.TEMPO/Imam Sukamto

    Ketua Majelis Kehormatan MK (MKMK) Sukma Violetta bersama anggota (dari kiri) Achmad Sodiki, Anwar Usman dan As'ad Said Ali, dalam sidang pembacaan putusan hasil penelusuran dugaan pelanggaran etik berat yang dilakukan hakim MK Patrialis Akbar, di Mahkamah Konstitusi, 6 Februari 2017. MKMK memutuskan memberhentikan sementara Patrialis Akbar sebagai hakim konstitusi yang terjaring OTT KPK terkait dugaan menerima suap uji materi Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Mahkamah Konstitusi menggelar rapat pleno pemilihan Ketua MK periode 2017-2020 menjelang berakhirnya masa jabatan Arief Hidayat sebagai ketua periode 2015-2017.

    "Rapat digelar pada Jumat, pukul 08.00 WIB, di gedung MK," ujar juru bicara MK, Fajar Laksono, melalui pesan pendek di Jakarta, Jumat, 14 Juli 2017.

    Baca juga: Saldi Isra Gantikan Patrialis di MK, Mahfud MD: Keputusan Tepat

    Berdasarkan PMK Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Ketua MK dipilih dari dan oleh para hakim konstitusi yang dimusyawarahkan secara tertutup oleh sembilan hakim konstitusi.

    Dalam pemilihan ini, setiap hakim konstitusi berhak mencalonkan dan dicalonkan sebagai ketua MK. Proses pemilihan dilakukan sekurang-kurangnya oleh tujuh hakim konstitusi. "Jika tidak memenuhi kuorum tersebut, rapat permusyawaratan ditunda selama dua jam," ujar Fajar.

    Namun, dia melanjutkan, jika setelah dua jam masih tidak memenuhi kuorum, rapat pemilihan Ketua MK tetap dilakukan berapa pun hakim konstitusi yang hadir.

    Simak pula: Penyelesaian Sengketa Pilkada 2017 Dianggap Lebih Baik

    Lebih lanjut, Fajar menjelaskan, jika musyawarah tersebut tidak berhasil mencapai kesepakatan bulat (aklamasi), keputusan pemilihan ketua MK diambil dengan pemungutan suara berdasarkan suara terbanyak dalam rapat pleno terbuka untuk umum.

    Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi, masa jabatan ketua MK terpilih selama dua tahun enam bulan (2017-2020).

    Sembilan orang hakim konstitusi memiliki hak yang sama untuk memilih dan dipilih sebagai Ketua ataupun Wakil Ketua MK. Sembilan orang hakim konstitusi tersebut adalah Arief Hidayat, Anwar Usman, Aswanto, Maria Farida Indrati, Waiduddin Adams, I Dewa Gede Palguna, Suhartoyo, Manahan Sitompul, dan Saldi Isra.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?