Mahasiswi ITB Tewas Membusuk di Kamar Kosnya yang Sepi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    Ilustrasi tewas/meninggal/mayat. Shutterstock

    TEMPO.CO, Bandung - Seorang mahasiswi Planologi Institut Teknologi Bandung (ITB), Sartika Tio Silalahi, 21 tahun, meninggal dunia di tempat kos yang tengah sepi penghuni. Pengelola serta pemilik tempat kos  mengaku sedang tidak berada di rumah saat Sartika meninggal karena liburan Hari Raya Idul Fitri. Jasad Sartika yang membiru dan berbau tidak sedap ditemukan di kamarnya setelah tiga hari putus kontak dengan keluarga.

    Berawal dari keresahan orang tua Sartika, mereka menghubungi pengelola kos, Tuti Tresnawati. Sartika beralamat di Desa Sosunggulon, Kecamatan Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Orang tua menanyakan kondisi Sartika karena tidak dapat dihubungi selama tiga hari. Telepon genggamnya dalam kondisi mati.

    Baca: Keluar Darah dari Anus, Mahasiswa UII Ini Akhirnya Tewas

    Tuti kemudian meminta para penghuni kos memeriksa Sartika di kamarnya. Tempat kos itu berada di Jalan Pelesiran Nomor 17 RT 01, RW 05 Taman Sari, Kota Bandung. "Saat itu tempat kos sepi, pada mudik Lebaran, saya juga tidak di sini," kata Tuti yang ditemui di tempat kos itu, Kamis, 13 Juli 2017.

    Menurut Tuti kala itu hanya dua orang yang tinggal di tempat kos, termasuk Sartika yang beragama Nasrani. Sartika juga diketahuinya tengah mengerjakan tugas akhir.

     Dari hasil pemeriksaan, sekitar pukul 23.30 dari atas jendela kamar, saksi melihat sesosok tubuh tergeletak dan mengeluarkan bau tidak sedap. Polisi yang datang memastikan Sartika telah meninggal dunia pada pukul 01.00 Selasa dini hari.

    Baca: Taruna STIP Tewas Dihajar Senior, Ini Kronologinya

    Kepolisian Resor Kota Besar Bandung lewat keterangan tertulis menyatakan berdasarkan hasil oleh tempat kejadian perkara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Sartika. Kamarnya juga dalam kondisi rapi.

    Polisi menduga Sartika meninggal karena sakit. Berdasarkan informasi dari keluarga korban, ia mengidap penyakit maag kronis. Jenazah telah dibawa pulang ke rumah keluarganya untuk dimakamkan. "Selama ini tidak ada cerita atau keluhan soal sakitnya," kata Tuti.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.