Ajudannya Jadi Danrem di Solo, Apa Pesan Khusus Jokowi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kolonel Inf. Widi Prasetijono saat menjadi ajudan Presiden Jokowi mendampingi Dubes Pakistan Mohammad Aqil Nadeem, yang akan menemui Presiden di Jakarta, 26 Agustus 2015.

    Kolonel Inf. Widi Prasetijono saat menjadi ajudan Presiden Jokowi mendampingi Dubes Pakistan Mohammad Aqil Nadeem, yang akan menemui Presiden di Jakarta, 26 Agustus 2015.

    TEMPO.CO, Boyolali -  Komandan Korem 074 Warastratama Surakarta, Kolonel (Inf) Widi Prasetijono mengaku mendapat amanat khusus dari Presiden Joko Widodo. Widi sebelumnya menjadi ajudan Presiden Jokowi.

    “Pak Jokowi pernah berpesan kepada saya. Tapi pesannya apa saja, itu rahasia ya. Cukup saya yang tahu. Yang jelas beliau meminta agar wilayah Solo Raya selalu aman dan damai,” kata mantan Komandan Resimen Induk Komando Daerah Militer III Siliwangi, Bandung itu saat ditemui Tempo di kantor Komando Distrik Militer 0724/Boyolali pada Rabu siang, 12 Juli 2017.

    Widi adalah ajudan pertama Presiden Jokowi selama dua tahun, 2015 - 2016. Saat Jokowi masih menjadi Wali Kota Surakarta, Widi juga bertugas di Kota Surakarta sebagai Komandan Kodim 0735 Surakarta.

    Widi menjabat Komandan Korem 074 Warastrama Surakarta sejak 23 Juni 2017. Dia menggantikan Kolonel Inf Maruli Simanjuntak yang dikenal sebagai menantu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan.

    Adapun Maruli diangkat menjadi Wakil Komandan Pasukan Pengamanan Presiden. Widi dan Maruli sama-sama dari Komando Pasukan Khusus.

    Selain berkenalan dengan seluruh prajurit Kodim Boyolali, kunjungan Widi ke Boyolali juga untuk meninjau sejumlah pekerjaan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Kegiatan serupa juga dilakukan Widi saat mengunjungi kantor Kodim 0723 Klaten pada Selasa lalu.

    Ditanya ihwal isu terorisme yang kini sedang hangat, Widi mengaku tidak menyiapkan strategi khusus untuk menangani hal ihwal terorisme. “Strategi penanganan berbagai masalah seperti terorisme, radikalisme, intoleransi, dan lain-lain itu sudah ada semua. Tugas-tugas yang sudah ada itulah yang musti lebih diefektifkan,” kata Widi.

    Lebih mendekatkan diri kepada masyarakat adalah salah satu instruksi Widi untuk seluruh prajuritnya di wilayah Solo Raya. “Jangan cuma tahu, tapi harus saling kenal,” kata Widi. Selain berfokus pada pengamanan wilayah, Widi juga berjanji untuk berkonsentrasi di sektor ketahanan pangan. “Jangan sampai ada penimbunan bahan pangan pokok agar harga di pasaran tetap stabil,” ujarnya.

    Komandan Kodim Boyolali, Letnan Kolonel (Arh) Nova Mahanes Yudha, mengaku siap menjalankan semua amanat Widi. “Selama ini Babinsa (Bintara Pembina Desa) juga terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan tokoh-tokoh masyarakat untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi kondisi-kondisi yang dinilai rawan,” kata Nova.

    DINDA LEO LISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.