Cerita Boni Hargens Tentang Sakitnya yang Dikira Sakaw  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens. Tempo/Tony Hartawan

    Direktur Lembaga Pemilih Indonesia (LPI) Boni Hargens. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Indonesia, Boni Hargens, mengaku sedang dalam masa perawatan rumah sakit sebelum melakukan wawancara di stasiun TVOne pada 10 Juli 2017. Karena kondisi belum pulih, acara wawancara terpaksa  berhenti di tengah jalan dan Boni dilarikan ke rumah sakit. Atas kejadian itu Boni dikira sedang sakaw. Anggapan itu marak di media sosial.

    "Sekitar 29 Juni, saya sudah masuk RS Siloam Semanggi. Dirawat lima hari. Saya keluar tanggal 3 Juli. Diagnosa biasa yaitu Hipokalsemia atau krisis kalsium," kata Boni di Kartika Resto, Jakarta Pusat, Rabu, 12 Juli 2017.

    Baca: Boni Hargens Bantah Sedang Sakaw Saat Diwawancara di TVOne

    Pada 3 Juli, Boni menjelaskan, sudah merasa sehat sehingga memutuskan keluar dari rumah sakit dan mengikuti rapat di kantor keesokan harinya. Di tengah rapat, Boni mengaku sakitnya kambuh dan dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta, pada 4 Juli. "Dari tanggal 4 sampai sekarang saya masih dalam perawatan RSPAD," katanya.

    Saat menjalani perawatan, Boni mengungkapkan, ada permintaan wawancara dari TVOne dengan topik Perpu pembubaran ormas. "Teman-teman minta saya bicara. Datanglah saya ke TVOne dengan gelang sebagai pasien dan infus masih ada."

    Saat itu, Boni meminta presenter dan produser acara durasi wawancara hanya satu segmen tanpa jeda iklan. Tapi, menurut Boni, wawancara sudah diseting terbagi dalam tiga segmen, dan tidak bisa dijadikan satu segmen.

    Baca: Disebut Sakaw saat Live di TVOne, Boni Hargens: Fitnah

    Boni menuturkan, pada segmen kedua dirinya sudah tidak tahan karena sesak nafas. "Sampai dada saya sakit. Oksigen ke kepala sudah sangat berkurang. Akhirnya saya minta berhenti. Jadi, yang menghentikan acara di tengah jalan itu saya sendiri," ucapnya.

    Dari TVOne, Boni mengaku langsung dibawa ke RS Siloam Semanggi. Di sini Boni diberi suntikan, infus, dan elektrolit untuk menaikan kadar kalium. Juga diberi pereda nyeri dan oksigen. Pihak RS Siloam lantas meminta Boni untuk kembali ke RSPAD Gatot Subroto.

    Kabar Boni Hargens tengah sakaw saat diwawancara TVOne ramai dibicarakan di media sosial. Beberapa orang mengunggah video wawancara Boni yang kerap mengusap-usap hidungnya saat melakukan wawancara dengan host stasiun televisi itu. Boni membantah dirinya dalam pengaruh narkoba. "Sepanjang hidup saya tidak pernah konsumsi narkotika."

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.