Kanker Payudara Rentan Menyerang Wanita

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kanker Payudara Rentan Menyerang Wanita

    Kanker Payudara Rentan Menyerang Wanita

    INFO NASIONAL - Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang menjadi ancaman mematikan bagi perempuan Indonesia.

    Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan tidak normal sel-sel jaringan tubuh, yang berubah menjadi sel kanker. Sel-sel kanker dapat menginvasi jaringan dan menyebar ke bagian tubuh lain sehingga bisa menyebabkan kematian.

    Namun kanker berbeda dengan tumor. Tumor adalah suatu benjolan tubuh, baik normal atau abnormal, dan tidak semua tumor menyebabkan kanker. Tumor dibagi dalam dua bagian, yakni tumor jinak dan ganas. Tumor jinak atau benigna umumnya memiliki permukaan yang licin, konsitensinya lembek/lunak, mudah digerakkan dari dasarnya, dan tidak menyebar. Sedangkan tumor ganas, yang kemudian disebut kanker, berciri maligna atau ganas, benjolan keras, sukar digerakkan dari dasarnya, serta tumbuh infiltrative/menyebar. Namun tidak semua kanker membentuk tumor seperti leukemia (kanker sel darah).

    Kanker dapat menyerang siapa saja, baik wanita maupun pria, termasuk pada organ reproduksi. Pemicu kanker dapat disebabkan merokok, obesitas, kurang asupan buah dan sayur, alkohol, pencemaran udara tinggi, riwayat keluarga, hubungan seks tidak aman, hingga paparan sinar matahari.

    Dalam perkembangannya, sekitar 489 ribu perempuan Indonesia menjadi korban kanker payudara. Jumlah ini sangat tinggi jika dibanding penyakit kanker serviks, yang hanya 197 ribu kasus. Walaupun demikian, angka itu dapat menjadi lebih rendah jika perempuan sudah mengenali ciri-ciri kanker payudara. Setiap wanita wajib mewaspadai apabila ada benjolan, terjadi perubahan warna kulit, permukaan payudara memerah, hingga keluarnya debit cair dari payudara.

    Pengobatan pada kanker payudara dapat dilakukan dengan operasi/pembedahan, radioterapi/penyinaran, kemoterapi, imunoterapi, atau terapi gen. Operasi atau pembedahan, yaitu operasi pengangkatan kanker, bertujuan menghapus dan membuang seluruh sel kanker. Radioterapi atau penyinaran menggunakan gamma-ray atau energi tinggi sinar-X. Perawatan radiasi menyebabkan efek samping yang berat karena energi tersebut juga bisa merusak sel-sel normal dan jaringan sehat lain. Sedangkan kemoterapi adalah teknik pengobatan kanker dengan bahan kimia yang dapat mengganggu proses pembelahan sel—merusak protein atau DNA—sehingga sel-sel kanker akan mati dengan sendirinya. Imunoterapi adalah sistem kekebalan tubuh untuk melawan tumor, sedangkan terapi gen bertujuan menggantikan gen yang rusak.

    Karena penyakit ini berbahaya, wanita Indonesia harus semakin peduli menjaga kesehatan. Setiap orang dapat mengurangi risiko terkena penyakit ini dengan menjalani gaya hidup sehat, menjaga kondisi tubuh, dan rutin berolahraga. Selain itu, memilih makanan yang berserat tinggi dari buah-buahan dan sayuran segar, seperti kubis, brokoli, strawberry, tomat, jeruk, wortel, dan minyak zaitun. Hindari makanan dan minuman siap saji atau berbahan pengawet.

    Untuk berjaga-jaga, percayakan kesehatan Anda pada pemberi jaminan yang telah dipercaya dan digunakan ribuan orang di Indonesia, ACA Asuransi. Sebab, ACA Asuransi menyediakan Well Women yang khusus ditujukan bagi wanita yang terdiagnosis penyakit kanker payudara. Produk asuransi kesehatan teranyar ACA ini diklaim menjadi satu-satunya produk asuransi yang spesifik menanggung penyakit kanker, termasuk kanker payudara. Calon nasabah tidak perlu melakukan check-up untuk dapat mengikuti asuransi Well Woman. Sebab, produk ini sudah menetapkan masa tunggu pengajuan klaim selama 90 hari. Keunggulannya, produk ini bersifat santunan sehingga dapat memperoleh penggantian di atas asuransi lain dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan dengan premi yang cukup murah mulai Rp 250 ribu per tahun dengan manfaat hingga Rp 100 juta.

    INFORIAL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.