Polisi Masih Selidiki Selebaran Berlambang ISIS di Bukittinggi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menunjukkan atribut ISIS dan surat berisi ancaman yang ditemukan di depan pagar kantor Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 4 Juli 2017. ISTIMEWA

    Polisi menunjukkan atribut ISIS dan surat berisi ancaman yang ditemukan di depan pagar kantor Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, 4 Juli 2017. ISTIMEWA

    TEMPO.CO, Padang - Kepolisian Resor Bukittinggi sedang menyelidiki selebaran yang diduga dari kelompok gerakan Islamic State of Iraq and Syiria (ISIS). Selebaran kertas itu berisikan imbauan dan peringatan dari ISIS. "Sementara masih dugaan. Masih dalam penyelidikan kami," ujar Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jembar Jumhana, Senin 10 Juli 2017.

    Selebaran tersebut ditemukan dua orang pelajar di toilet Masjid Baitul Jalal Mandiangin, Kota Bukittinggi Jumat lalu. Lambang ISIS tertempel di sudut kiri selebaran yang tertempel di dinding.

    Baca juga:

    Sebelum Pasang Bendera ISIS, Ghilman Survei Kantor Polsek

    Sebelum Lancarkan Teror di Polsek, Ghilman Latihan Fisik

    Namun, Arly tetap mengimbau masyarakat untuk tidak takut dan khawatir dengan adanya selebaran tersebut. Polisi meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian. "Bila ada informasi apapun, segera laporkan kepada kami. Prinsip kehati-hatian tetap kami selalu jaga," ujarnya.

    Adapaun isi selebarannya yaitu:

    Dihimbau kepada seluruh kaum muslimin yang berada diluar wilayah Khilafah Islamiyah agar selalu waspada dan menjaga diri antum sekalian.

    Jauhilah tempat tempat keramaian yang mana didalam nya ada begitu banyak kemaksiatan karena semua itu adalah target bagi junud inghimasy Daulah Khilafah Islamiyah.

    Demi menghindarkan korban dari pihak sipil yang tidak berdosa maka kami himbau kepada segenap kaum muslimin, hindarilah berbaur dengan aparat baik itu TNI/POLRI karena mereka semua adalah target.

    Kami tegasakan, bahwa dalam setiap amaliyah yang dilakukan oleh Anshar Khilafah Islamiyah nusantara tidak menargetkan masyarakat oleh karena itu kami berharap pengertian dari antum semua dan agar himbauan ini diindahkan, demi mengindari jatuhnya korban.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.