Senin, 19 Februari 2018

Saran Koordinator ICW untuk Presiden Jokowi Soal Liburan Keluarga

Oleh :

Tempo.co

Senin, 10 Juli 2017 17:50 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Saran Koordinator ICW untuk Presiden Jokowi Soal Liburan Keluarga

    Putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming (kiri), bersama istri, Selvi Ananda dan putranya Jan Ethes serta adiknya Kaesang ikut dalam rombongan Presiden yang akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Turki di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, 5 Juli 2017. Putri Jokowi juga ikut dalam rombongan. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Adnan Topan Husodo, Koordinator Indonesia Corruption Watch atau ICW memberikan saran kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait polemik mengenai keikutsertaan keluarganya dalam kunjungan kenegaraan ke Turki dan Jerman, 5-9 Juli 2017, lalu.

    “Ke depan, memang lebih baik  Presiden (Jokowi) dan keluarga mengambil waktu libur untuk berlibur bersama keluarga, daripada memanfaatkan agenda kenegaraan,”  kata Koordinator ICW itu kepada Tempo, Senin, 10 Juli 2017.

    Baca juga:

    Keluarga Ikut ke Luar Negeri, ICW Ingatkan Jokowi Soal Reputasi

    Menurut Adnan,  dalam praktek kenegaraan, memang sah-sah saja membawa keluarga dalam tugas kenegaraan, terutama  istri atau  first lady.  “Aturan tentu membolehkan, hanya saja seberapa penting untuk dibawa,” katanya.      

    Ia kemudian melanjutkan,  hal tersebut  berpulang kepada Presiden Jokowi. “Bagaimana Presiden menempatkan isu ini ,” katanya. “Bahwa dari sisi etis tentu ini menjadi tanda tanya besar, terutama dikaitkan dengan kebijakan pengetatan anggaran negara, efisiensi, dan antikorupsi,” kata dia, menegaskan.

    Baca pula:

    Keluarga Jokowi Ikut ke Luar Negeri, ICW: Sah Saja, Tapi...

    “Klarifikasi memang dibuat ketika ada yang mempertanyakan, namun saya kira Presiden (Jokowi) harus mawas diri untuk tidak terjebak dengan kemungkinan adanya pihak istana yang sengaja merusak reputasinya dengan mengajak keluarga Presiden boyongan ke luar negeri,” kata Adnan Topan.

    Simak:

    Istana: Keluarga Jokowi Ikut ke Luar Negeri Pakai Biaya Pribadi

    Polemik keluarga  Presiden Jokowi ikut dalam rombongan  kepresidenan ke Turki dan Jerman, sempat menjadi perbincangan masyarakat.   Pihak istana pun memberikan respons, Ahad, 9 April 2017 sesaat sebelum Presiden Jokowi tiba di Tanah Air.  Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan sebelum melakukan perjalanan ke Turki dan Jerman, Presiden Jokowi telah memberikan arahan kepada Plt Kepala Sekretariat Presiden, Winata Supriatna, pada Senin, 3 Juli 2017, di Istana Merdeka.

    "Dalam arahan tersebut, Presiden menegaskan bahwa seluruh biaya perjalanan dan akomodasi anggota keluarga Presiden yang turut serta dalam perjalanan ke Turki dan Jerman mulai 5 sampai 9 Juli 2017 menjadi tanggungan pribadi Presiden," kata Bey dalam siaran persnya, Ahad, 9 Juli 2017.

    Namun, di lain sisi, Adnan mengapresiasi sikap Presiden Jokowi. “Publik juga haru mengapresiasi, tidak terlibatnya anak dan keluarga ke dalam bisnis yang mengandalkan kekuasaan bapaknya, sebagaimana praktek pejabat di berbagai tempat saat ini ,” kata Koordinator ICW ini.      

    S. DIAN ANDRYANTO                      


     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    JR Saragih dan 4 Calon Kepala Daerah Terganjal Ijazah dan Korupsi

    JR Saragih dicoret dari daftar peserta pemilihan gubernur Sumut oleh KPU karena masalah ijazah, tiga calon lain tersandung dugaan korupsi.