Ke Istana Cipanas, JK Ajari Cucu Bersepeda dan Menanam Pohon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla dan keluarga menghabiskan libur akhir pekan di Istana Cipanas, Jawa Barat, Minggu, 9 Juli 2017. Foto: setwapres

    Wakil Presiden Jusuf Kalla dan keluarga menghabiskan libur akhir pekan di Istana Cipanas, Jawa Barat, Minggu, 9 Juli 2017. Foto: setwapres

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla menghabiskan akhir pekan dengan berlibur ke Istana Cipanas, Jawa Barat, Minggu, 9 Juli 2017. Dalam kesempatan itu, JK mengajari cucunya bersepeda dan menanam pohon.

    "Pak JK mengajari cucunya bersepeda mengelilingi Istana Cipanas," kata juru bicara Wapres, Husain Abdullah, dalam siaran persnya, Minggu, 9 Juli 2017.

    Baca juga: Pemindahan Ibu Kota Negara, JK: Perlu Waktu 10 Tahun  

    Dalam foto, JK terlihat memegang kedua bahu cucu bernama Ali Danial  yang menaiki sepeda berwarna hitam, dari belakang. Ali merupakan cucu dari putri kedua JK yang bernama Muswira.

    Di foto lain, JK menyaksikan cucu dari putrinya Imelda Jusuf Kalla, Aisyah, menanam pohon. JK yang berdiri di sebalah kanan cucunya, melihat Aisyah memegang skop berisi tanah. "Pak JK mengajarkan cucunya untuk mencintai alam sejak dini melalui penanaman pohon," kata Husain.

    Selain mengajari Aisyah menanam pohon, JK sendiri juga menanam pohon di Istana Cipanas. Kegiatan lain yang dilakukan JK adalah berkeliling menyusuri Istana Cipanas yang rindang dengan pohon di sisi kiri dan kanan jalan setapak.

    Baca juga: Ini Harapan Jusuf Kalla di Pertemuan G20

    JK yang mengenakan kaos polo berwarna hijau keabu-abuan, terlihat diiringi keluarga, pejabat dan staf Sekretariat Wakil Presiden, menikmati taman Istana Cipanas.

    Selain berlibur, JK ke Istana Cipanas untuk menghadiri halal bihalal dengan Ikatan Keluarga Alumi Universitas Hasanuddin. Sore hari, JK akan bertolak ke Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, untuk menjemput Presiden Joko Widodo yang kembali dari lawatan ke luar negeri.

    AMIRULAH SUHADA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.