Detik-detik setelah Bom Panci Bandung Meledak, Muncul Asap Putih

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi menjaga area ledakan bom di Kampung Kubang Beureum, Kelurahan Sekejati, Bandung, Jawa Barat, 9 Juli  2017. Agus yang merupakan warga Garut itu melakukannya untuk berjihad memerangi orang di luar Islam. TEMPO/Prima Mulia

    Polisi menjaga area ledakan bom di Kampung Kubang Beureum, Kelurahan Sekejati, Bandung, Jawa Barat, 9 Juli 2017. Agus yang merupakan warga Garut itu melakukannya untuk berjihad memerangi orang di luar Islam. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Salah seorang warga Kubang Beureum, Kelurahan Sekeloa, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, Engkus Kusmana, 54 tahun, menuturkan, saat terjadi ledakan yang diduga berasal dari bom panci pada Sabtu sore, 8 Juli 2017, ia tengah bersantai di rumahnya yang hanya berjarak 3 rumah dari lokasi ledakan. Menurut Engkus, ledakan tersebut berdentum sekali.

    Ia dan juga warga lain kemudian bergerak mendekati sumber ledakan. Setelah ditemukan lokasi sumber ledakan, kata dia, warga langsung mendobrak rumah kontrakan AG. "Sama warga yang lain, kami dobrak. Di dalam sudah banyak asap berwarna putih, baunya kayak bau kimia," ujar Engkus di lokasi kejadian, Jumat, 8 Juli 2017.

    Baca juga:

    Sebuah Bom Panci Tak Sengaja Meledak di Bandung  

    Kamar kontrakan AG pun berantakan. Di dalam kamar tersebut ditemukan sebuah penanak nasi elektronik yang sudah rusak. Selain itu, ada pula plastik keresek berisi paku, batu baterai, dan kapas.

    "Magic com bawahnya sudah hancur. Di sampingnya ada bungkusan berisi paku berukuran 5 sentimeter kira-kira 2 kilogram, dan ada batu batre 9 volt," kata dia.

    Akibat ledakan itu, kamar kontrakan AG berukuran 3 x 1,5 meter yang berada di paling pojok di antara kamar kontrakan lain mengalami kerusakan. Atap kamar jebol. "Kaca kamar pecah," kata Engkus.

    AG yang merupakan penghuni kamar tersebut sehari-hari bekerja sebagai pedagang bakso. Ia menggontrak kamar di salah satu kontrakan yang berada di bantaran Sungai Cidurian itu sejak dua bulan lalu. Di kamar itu, ia tinggal sendiri. "Dia sehari-hari dagang, kurang berbaur," ujar Engkus.

    Baca juga:
    Bom Panci Meledak di Kontrakan, Seperti Bom Cicendo Bandung?

    Saat terjadi ledakan, AG sedang berada di luar. Dia baru pulang ke kontrakan setelah ledakan. Ketika itulah, polisi menangkapnya.

    Wakil Kepala Polda Jawa Barat Brigadir Jendral Bambang Purwanto mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kejadian itu. Ia belum bisa memastikan apa yang menjadi pemicu ledakan yang diduga bom panci tersebut. "Pemicunya masih kami selidiki bersama tim Inafis dan Densus 88," kata dia, Sabtu, 8 Juli 2017.

    IQBAL T. LAZUARDI S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.