Jokowi Janji Perkuat Hubungan dengan Australia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan PM Australia Malcom Turnbull (kanan) sebelum penandatanganan Jakarta Concord pada KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, 7 Maret 2017. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo berdiskusi dengan PM Australia Malcom Turnbull (kanan) sebelum penandatanganan Jakarta Concord pada KTT Indian Ocean Rim Association (IORA) 2017 di Jakarta Convention Center, Jakarta, 7 Maret 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull di Hotel Steigenberger, Hamburg, Jerman, pada Jumat, 7 Juli 2017. Pertemuan bilateral itu menghasilkan komitmen penguatan hubungan persahabatan dan kerja sama di antara Indonesia dengan Australia.

    Lewat akun Twitter resminya, Malcom Turnbull mengunggah sebuah video blog (vlog) berisi pertemuannya dengan Jokowi. Dalam video berdurasi 45 detik itu, Jokowi sempat menyatakan rencana penguatan hubungan dengan Australia lewat the Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).

    "Di akhir tahun ini kita akan selesaikan proses Indonesia Australia-CEPA. Kita juga akan terus memperkuat kerja sama dan hubungan antara Indonesia dan Australia," kata Jokowi dalam percakapan tersebut, seperti dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Kepresidenen.

    Turnbull menyatakan kebahagiaan bisa bertemu kembali dengan Jokowi dalam kesempatan tersebut. Mereka pun kemudian berjabat tangan. "Semakin kuat sepanjang waktu," ujar PM Turnbull yang sekaligus mengakhiri video tersebut.

    Video itu telah di-retweet sebanyak 171 kali dan disukai oleh 340 orang. Baik Indonesia maupun Australia hadir di Hamburg dalam rangka Konferensi Tingkat Tinggi G20.

    Pertemuan puncak negara-negara G20 akan berlangsung selama dua hari. Di sela-sela konferensi itu rencananya Presiden Jokowi akan menggelar pertemuan bilateral.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.