Diperiksa KPK untuk Kasus E-KTP, Jazuli Juwaini Akui Tak Relevan  

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Anggota Komisi VIIl DPR Jazuli Juwaini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.COJakarta – Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Jazuli Juwaini, yang dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), bakal memanfaatkan pemeriksaan hari ini, 7 Juli 2017, untuk klarifikasi ke penyidik.

Rencananya, Jazuli bakal diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.

Baca: Setya Novanto Sakit Vertigo, Batal Diperiksa KPK untuk Kasus E-KTP

Jazuli tiba di gedung KPK sekitar pukul 10.00. Ia terlihat mengenakan kemeja batik warna cokelat dan kopiah hitam. "Saya diminta keterangan hari ini, saya datang," katanya sebelum masuk ke ruang pemeriksaan KPK, Jumat.

Jazuli mengatakan ia bakal memanfaatkan pemeriksaan ini untuk mengklarifikasi kepada penyidik mengenai dugaan keterlibatannya dalam korupsi proyek e-KTP. "Ini adalah kesempatan untuk mengklarifikasi bahwa dari 2009 sampai 2013 saya tidak ada di Komisi II, tapi di Komisi VIII," ujarnya.

Simak: Kasus E-KTP, Politikus PKB Ini Mengaku Tak Kenal Andi Narogong

Jazuli mengatakan ia tidak tahu proses pembahasan dan penganggaran program e-KTP di Komisi II. Ia pun merasa tidak relevan dikaitkan dengan kasus yang sedang diselidiki KPK ini. 

"Saya disebut-sebut sebagai ketua kelompok Komisi II, padahal saya bukan anggota Komisi II, apalagi Kapoksi II. Saya juga bukan pimpinan fraksi pada saat itu," katanya.

Saat diperiksa kali ini, Jazuli membawa sejumlah dokumen yang berisi surat fraksi PKS yang menyatakan ia adalah anggota Komisi VIII pada 19 Oktober 2009-23 Mei 2012. Ia juga membawa surat fraksi PKS tentang jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi VIII mulai 23 Mei 2012 hingga 21 Mei 2013.

"Mudah-mudahan klarifikasi saya nanti bisa membantu KPK memperjelas kasus dan meluruskan informasi yang beredar luas sehingga menjadi jelas dan tidak salah," kata Jazuli.

Baca juga: Kasus E-KTP, KPK Akan Panggil Lagi Ketua Pansus Hak Angket

Pemanggilan Jazuli hari ini merupakan penjadwalan ulang karena ia tak datang pada pemanggilan sebelumnya. Kepada awak media, politikus PKS ini mengatakan pada jadwal pemeriksaan sebelumnya ia berada di luar kota sehingga absen. 

Dalam surat dakwaan Irman dan Sugiharto, Jazuli disebut-sebut turut menerima aliran dana korupsi e-KTP. Sebagai Kapoksi Komisi II DPR, Jazuli disebut menerima duit US$ 37 ribu.

Selain memeriksa Jazuli, hari ini KPK memeriksa sejumlah anggota DPR sebagai saksi untuk Andi Narogong dalam kasus e-KTP. Mereka adalah Ketua DPR Setya Novanto, Jafar Hapsah, Khatibul Umam Wiranu, dan Mirwan Amir.

MAYA AYU PUSPITASARI






Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

44 menit lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Anjlok, Bambang Widjojanto: Kinerja Pimpinan KPK Sangat Buruk

Bambang Widjojanto mengatakan KPK memiliki andil tanggung jawab dalam rendahnya capaian skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia tersebut.


Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

5 jam lalu

Direktur Penuntutan KPK Mundur, IM57+: Dewas Harus Bertindak Aktif

Direktur Penuntutan KPK Fitroh Rohcahyanto mundur dari jabatannya di tengah kontroversi penyidikan Formula E. Apa kata IM57+?


Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

1 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi 2022 Jeblok, ICW: Penegakan Hukum Dapat Nilai E

Jebloknya Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2022 disebut karena lemahnya penegakan hukum.


Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

1 hari lalu

Komnas HAM Tegaskan Tak Ikut Campur Urusan Proses Hukum Lukas Enembe di KPK

Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro mengatakan, telah menerima tiga laporan soal penanganan KPK terhadap Lukas Enembe.


KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Dalami Dugaan Pencucian Uang Lukas Enembe

KPK memanggil 8 saksi yang dianggap mengetahui pencucian uang Gubernur Papua Lukas Enembe.


KPK Ungkap Sulitnya Lakukan Pencegahan Korupsi di Pelabuhan

1 hari lalu

KPK Ungkap Sulitnya Lakukan Pencegahan Korupsi di Pelabuhan

KPK menemukan ada 16 entitas yang hidup di pelabuhan. Dampaknya adalah lambannya proses administrasi barang di pelabuhan.


KPK Panggil Dito Mahendra Jadi Saksi Kasus Nurhadi Pekan Depan: Berharap Kooperatif

2 hari lalu

KPK Panggil Dito Mahendra Jadi Saksi Kasus Nurhadi Pekan Depan: Berharap Kooperatif

KPK menjadwalkan panggilan pada Dito Mahendra sebagai saksi dalam kasus dugaan TPPU yang menjerat eks Sekretaris MA Nurhadi


Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

2 hari lalu

Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Melorot, KPK Ajak Semua Pemangku Kepentingan Kolaborasi

KPK mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam memberantas korupsi dan meningkatkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia.


Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

2 hari lalu

Kasus Suap Hakim Agung Gazalba Saleh, KPK Kembali Panggil 3 Saksi Hari Ini

KPK kembali mengagendakan pemeriksaan saksi dalam kasus suap Hakim Agung Gazalba Saleh.


KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

3 hari lalu

KPK Periksa 7 Anggota DPRD Jawa Timur di Kasus Suap Pengelolaan Dana Hibah

Dalam kasus tersebut, KPK telah menetapkan empat tersangka.