Busyro Muqoddas Ingatkan Pansus Hak Angket KPK Segera Insyaf

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Busyro Muqoddas.  TEMPO/Aditia Noviansyah

    Busyro Muqoddas. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Busyro Muqoddas mengingatkan anggota  Pansus Hak Angket KPK segera insyaf. Mantan pimpinan KPK ini menilai langkah mereka menemui para koruptor yang mendekam di penjara Sukamiskin, Bandung, tidak tepat dan mendapat kritikan dari berbagai kalangan.

    Menurut Busyro, kunjungan itu sebagai lelucon. "Mbok ya teman-teman pansus itu insyaf. Puasa Ramadan baru saja selesai. Bulan penuh kesucian dan kehormatan jangan cepat hilang," ujar Busyro di gedung KPK, Kamis, 6 Juli 2017.

    baca: Pansus Hak Angket KPK Kunjungi Koruptor, Ini Reaksi Agus Rahardjo

    Langkah menemui koruptor di penjara, kata Busyro, makin memperburuk citra Pansus Hal Angket KPK dan lembaga DPR secara keseluruhan. Masyarakat kian tidak simpatik terhadap DPR karena memaksakan kehendak.

    "Yo eman (sayang) kalau DPR digituin terus. Ingat, nama DPR itu besar dari rakyat, tapi sidangnya masih banyak yang absen. Produktivitas legilasinya lemah. Prestasinya rendah. Kasihan...," ujar Busyro.

    Busyro menyarankan pansus mengurungkan niatnya, tidak ada manfaat mengunjungi terpidana korupsi. Mereka telah dinyatakan bersalah oleh pengadilan karena tindakan kejahatannya. "Nalar hukumnya tidak ada. Napi koruptor itu kan sudah sah dan menyakinkan secara hukum telah bersalah serta berkekuatan hukum tetap. Kalau sudah begitu, apa yang mau dicari," ujarnya.

    Pansus Hak Angket KPK nekat berkunjung ke penjara Sukamiskin untuk meminta keterangan para terpidana korupsi di sana. Pansus berdalih, kunjungan itu demi memastikan hak-hak terpidana korupsi tidak terlanggar.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Arab Saudi Buka Bioskop dan Perempuan Boleh Pergi Tanpa Mahram

    Berbagai perubahan besar yang terjadi di Arab Saudi mulai dari dibukanya bioskop hingga perempuan dapat bepergian ke luar kerajaan tanpa mahramnya.