Kapolri: Polri Siapkan Pemeriksaan untuk Novel Baswedan  

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian bertemu dengan jajaran pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Kamis 6 Juli 2017. Tempo/ARKHELAUS

TEMPO.COJakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya menyiapkan pemeriksaan tambahan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan. Ia mengatakan pemeriksaan oleh kepolisian bakal didampingi oleh salah seorang pemimpin komisi antirasuah tersebut.

"Nanti ada pemeriksaan tambahan untuk Novel Baswedan. Dari ketua atau salah satu pimpinan nanti akan ada yang mendampingi tim dari Polri," kata Tito seusai pertemuan Polri dan KPK di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis, 6 Juli 2017.

Baca juga: Polisi Akan Periksa Novel, KPK: Kami Akan Koordinasi Lebih Lanjut 

Selain itu, Tito menjelaskan, ada tim teknis lapangan yang dibentuk oleh KPK yang nanti akan bergabung dengan tim kepolisian. Saat ini, kata dia, kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi yang melihat langsung kejadian dan membuat sketsa wajah terduga pelaku penyerangan Novel. "Kami akan mencari orang dari sketsa wajah ini," ujar Tito.

Awal pekan ini, Polda Metro Jaya mengatakan telah mengantongi tiga sketsa wajah pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan. Sketsa-sketsa itu dibuat berdasarkan keterangan dari tiga saksi di sekitar lokasi kejadian di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Novel Baswedan disiram air keras saat berjalan kaki pulang ke rumah seusai salat subuh di masjid dekat rumahnya pada Selasa, 11 April 2017. Pelaku diduga lebih dari satu dan saat kejadian mereka mengendarai sepeda motor serta memakai helm. 

Simak pula: Novel Baswedan Akan Didampingi KPK saat Diperiksa Polisi

Polisi sempat memeriksa tiga orang yang diduga sebagai pelaku berdasarkan foto dan keterangan tetangga. Mereka diperiksa karena dicurigai pernah mengintai rumah Novel. Namun mereka dibebaskan karena dianggap memiliki alibi yang kuat.

Sebelumnya, juru bicara KPK, Febri Diansyah, mengatakan pihaknya berharap ada perkembangan yang signifikan dari kasus Novel Baswedan ini setelah sketsa terduga pelaku dibuat. Ia mengatakan kewenangan pengusutan kasus tersebut berada di kepolisian lantaran bersifat tindak pidana umum.

ARKHELAUS W.






Suap Tambang Ilegal Ismail Bolong

12 hari lalu

Suap Tambang Ilegal Ismail Bolong

Ismail Bolong, mantan anggota polisi Kepolisian Resor Samarinda mengaku acap menyetor miliaran uang kepada para jenderal di Jakarta.


Setelah Jalani Operasi Mata Kanan di India, Novel Baswedan: Alhamdulillah, Berangsur Membaik

19 hari lalu

Setelah Jalani Operasi Mata Kanan di India, Novel Baswedan: Alhamdulillah, Berangsur Membaik

Eks penyidik senior KPk, Novel Baswedan Oktober lalu menjalani operasi mata kanan di India. Begini kondisinya saat ini.


40 Hari Tragedi Kanjuruhan dalam Catatan Bambang Widjojanto dan Novel Baswedan

20 hari lalu

40 Hari Tragedi Kanjuruhan dalam Catatan Bambang Widjojanto dan Novel Baswedan

Bambang Widjojanto dan Novel Baswedan berbincang soal beberapa hal usai 40 hari peristiwa Tragedi Kanjuruhan. Ada 3 hal mutakhir.


Alasan Novel Baswedan Bela Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo: KPK Jangan untuk Kepentingan Politik

27 hari lalu

Alasan Novel Baswedan Bela Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo: KPK Jangan untuk Kepentingan Politik

Ini alasan eks penyidik KPK Novel Baswedan, mengapa ia bela Anies baswedan dan Ganjar Pranowo. "Hukum tidak boleh untuk manakut-nakuti," katanya.


Novel Baswedan Hari Ini Jalani Operasi Mata Kanan di India

49 hari lalu

Novel Baswedan Hari Ini Jalani Operasi Mata Kanan di India

Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan, menjalani operasi mata kanan di rumah sakit di New Delhi, India, hari ini. Sebelumnya telah perawatan.


Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

1 Oktober 2022

Setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Insitute dan AJI Jakarta Luncurkan Buku Kisah Pegawai KPK Korban TWK

Peringatan setahun #BeraniJujurPecat, IM57+ Institute dan AJI Jakarta meluncurkan Buku "Perlawanan Sehormat-hormatnya". Siapa saja yang hadir?


Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

1 Oktober 2022

Novel Baswedan: Penolakan PTUN Terhadap Gugatan Pegawai KPK Adalah Berita Baik

Novel Baswedan menyatakan penolakan PTUN bisa membangkitkan semangat para pegawai KPK untuk terus berjuang.


Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

1 Oktober 2022

Satu Tahun Peristiwa G30S TWK, Kronologi Pemberhentian 57 Pegawai KPK

Setahun lalu, 57 pegawai KPK dipecat karena dianggap tidak lolosTWK. Pertisiwa ini pun dikenal sebagai G30S TWK.


Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

28 September 2022

Begini Saran Eks Pegawai KPK untuk Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang: Mundur!

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang menjadi kuasa hukum Putri candrawathi dan Ferdy Sambo. Begini kata sahabat-sahabatnya eks pegawai KPK, "Mundur!"


Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

28 September 2022

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang Kuasa Hukum Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo, Ini Respons Novel Baswedan

Eks jubir KPK Febri Diansyah dan mantan penyidik KPK Rasamala Aritonang jadi pengacara Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Ini kata Novel Baswedan.