Busyro Muqoddas Sarankan KPK Tetap Dingin Tanggapi Aksi Pansus

Reporter

Mantan pimpinan KPK Busyro Muqoddas bersama sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menggelar aksi di depan gedung Merah Putih KPK, Jakarta, 11 April 2017. Aksi dukungan tersebut ditujukan kepada penyidik senior KPK, Novel Baswedan, yang tengah dalam perawatan akibat aksi teror penyiraman air keras. ANTARA/Reno Esnir

TEMPO.COJakarta - Mantan pemimpin KPK, Busyro Muqoddas, menyarankan lembaga antirasuah yang pernah dipimpinnya itu tetap bersikap tenang dan dingin atas langkah Pansus Hak Angket KPK mengunjungi LP Sukamiskin. Menurut dia, lebih baik KPK berfokus melakukan apa yang sudah menjadi wewenangnya.

"Karena KPK itu personelnya sekitar 1.200 dibandingkan volume kasus yang masuk, sebaiknya KPK fokus saja melakukan wewenangnya yang sesuai dengan jalur hukum," ujar Busyro, Kamis, 6 Juli 2017.

Baca: Pansus Hak Angket KPK Temui Koruptor di LP Sukamiskin Secara Tertutup

Diberitakan sebelumnya, Pansus Hak Angket KPK berkunjung ke Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin untuk memintai keterangan dari para terpidana korupsi yang ditahan di sana. Pansus berdalih kunjungan itu demi memastikan hak-hak terpidana korupsi tidak terlanggar selama menjalani proses hukum.

Busyro melanjutkan, hal yang dilakukan pansus tersebut juga bukan hal baru lagi. Menurut dia, sudah terlalu sering DPR mempertanyakan penyidikan, penyelidikan, dan proses hukum lainnya yang dijalankan KPK.

Nyatanya, kata Busyro, DPR tidak pernah berhasil menemukan adanya pelanggaran atau kesalahan dalam proses hukum KPK. Busyro menyampaikan bahwa yang ada malah para terpidana memuji proses hukum yang dilakukan penyidik.

Baca juga: Pansus Angket Kantongi Dugaan Kesalahan KPK, Ini Kata Febri KPK  

"Kami persilakan untuk dibuktikan (pelanggarannya), mana buktinya. Walaupun sudah cek CCTVsegala, ternyata tidak ada pelanggaran. Ada mantan napi yang justru mengapresiasi cara penyidik melakukan penyelidikan dan penyidikan," ujarnya.

ISTMAN M.P.

Video Terkait:
Koalisi Masyarakat Sipil Dukung KPK Tolak Hak Angket DPR








KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

7 jam lalu

KPK Akan Tahan Tersangka Kasus Korupsi LNG Pertamina Akhir Tahun Ini

KPK menyatakan telah menetapkan enam tersangka dalam kasus korupsi LNG Pertamina.


Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

1 hari lalu

Daftar Pemenang Anti Corruption Film Festival 2022, KPK Punya Harapan Besar

Anti Corruption Film Festival atau ACFFEST 2022 mengangkat tema "Berawal Dari Kita, Bangkit dan Bergerak Bersama Lawan Korupsi".


KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

3 hari lalu

KPK Agendakan Pemanggilan Ulang Hakim Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditetapkan tersangka oleh KPK pada 28 November 2022. Ia menjadi tersangka atas dugaan penerimaan suap.


KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

3 hari lalu

KPK Dalami Pengakuan Rektor Unila Nonaktif Karomani soal Mahasiswa Titipan Zulhas

KPK akan mendalami nama-nama pejabat yang disebut oleh Rektor Unila nonaktif Karomani dalam persidangan dalam perkara suap penerimaan mahasiswa.


Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

4 hari lalu

Soal Pengacara Lukas Enembe yang Kedapatan Menemui Sejumlah Saksi, Ini Kata KPK

KPK menyatakan masih menelusuri peristiwa pertemuan kuasa hukum Lukas Enembe dengan sejumlah saksi.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

4 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK, Apa Koleksi Mobilnya

Dalam LHKPN, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memilki 1 mobil pada 2011 dan memiliki 2 mobil di LHKPN 2008.


Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

4 hari lalu

Saksi Sebut Mardani Maming Paksa Pengalihan IUP Batubara

Terdakwa kasus gratifikasi perizinan tamba Mardani Maming memaksa eks Kadis Pertandingan dan Energi untuk memproses pengalihan IUP dari BKPL ke PCN.


KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

4 hari lalu

KPK Bakal Dalami Sejumlah Pejabat Titipkan Calon Maba di Unila

Karomani menyebut nama Zulkifli Hasan ikut menitipkan seseorang untuk dimasukkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila.


Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

5 hari lalu

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK Serahkan Alat Bukti Ini

Pelapor Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK membawa sejumlah alat bukti.


Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

5 hari lalu

Kabareskrim Agus Andrianto Dilaporkan ke KPK Soal Tambang Batu Bara Ilegal Ismail Bolong

Kelompok yang menamakan dirinya sebagai Koalisi Solidaritas Pemuda Mahasiswa melaporkan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto ke KPK.