Gara-gara Magazin Copot, Orang Ini Gagal Merampok Bank BRI Subang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ilustrasi perampokan

    ilustrasi perampokan

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Satuan Pengamanan (Satpam) Bank BRI Unit Wantilan, Subang, Jawa Barat, Jajang dan pegawai lainnya berhasil menggagalkan aksi percobaan perampokan yang dilakukan oleh seseorang tak dikenal dengan menggunakan senjata api.

    Keterangan yang dihimpun Tempo, Rabu, 5 Juli 2017, menyebutkan, pelaku perampokan mendatangi kantor BRI, sekitar pukul 07.30, lewat pintu samping dan kebetulan suasana masih sepi dari nasabah. Pelaku kemudian menitipkan amplop cokelat kepada anggota Satpam untuk disampaikan kepada kepala unit BRI Wantilan.

    Baca: Perampok Daan Mogot Siapkan Dana Operasional Rp 37 Juta

    "Usai menyerahkan amplop tersebut, pria tadi langsung menuju pintu keluar," ujar Jajang saat diperiksa sebagai saksi di Polsek Kalijati, Rabu 5 Juli 2017.

    Namun, Jajang mengatakan pelaku melangkahkan kakinya sekitar tiga langkah dari pintu keluar, kemudian pria tersebut kembali masuk ruangan kantor sambil mengeluarkan sebuah pistol dan kemudian menodongkannya ke arah satpam. Sambil berlaga kayak koboy, pria tadi langsung menembakan pistolnya ka bagian langit-langit kantor. Tetapi sial, magazin pistol perampok tersebut terjatuh.

    Saat si perampok terjatuh ke lantai sambil meraih magazin, seketika itu pula Satpam Jajang dan dua manteri BRI yang juga ada di lokasi kejadian langsung mendorong si perampok sampai melampai pintu keluar.

    Baca: Perampokan di Daan Mogot, 11 Pelaku Dibagi 4 Tim

    "Khawatir si perampok masuk lagi, kami langsung mengunci pintu masuk," kata Jajang. Ada pun si perampok sambil tergopoh-gopoh langsung kabur.

    Kepala Polres Subang, Ajun Komisaris Besar Yudhi Sulistianto Wahid, mengatakan, aksi perampok tersebut tergolong nekat. Sebab, biasanya jika melakukan upaya perampokan sebuah bank pelakunya lebih dari satu orang. "Ini kan sendirian," ujarnya.

    Polisi kini sudah mengamankan sebuah selongsong peluru pistol milik si perampok, sebuah map berisi amplop cokelat. "Kami juga sedang melakukan pengejaran terhadap si tersangka perampok itu," tutur Yudhi.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.