Kotak Hitam Helikopter Basarnas Dibawa ke Prancis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas SAR menunjukkan kotak hitam atau Black Box (Cockpit Voice Recorder) dari halikopter Basarnas yang jatuh di kawasan lereng gunung Butak Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, Jateng, 3 Juli 2017. Tim gabungan berhasil mengevakuasi delapan korban helikopter Basarnas. ANTARA/Anis Efizudin

    Petugas SAR menunjukkan kotak hitam atau Black Box (Cockpit Voice Recorder) dari halikopter Basarnas yang jatuh di kawasan lereng gunung Butak Desa Canggal, Candiroto, Temanggung, Jateng, 3 Juli 2017. Tim gabungan berhasil mengevakuasi delapan korban helikopter Basarnas. ANTARA/Anis Efizudin

    TEMPO.COJakarta - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Muda Muhammad Syaugi mengatakan kotak hitam helikopter Basarnas yang jatuh di Temanggung dibawa ke Prancis. Kotak hitam itu akan diperiksa untuk mencari tahu penyebab jatuhnya helikopter tersebut.

    "Dibawa ke Prancis, lebih-kurang membutuhkan waktu 1-2 minggu," kata Syaugi saat ditemui di ruang rapat Komisi V DPR, Jakarta, Rabu, 5 Juli 2017, terkait helikopter Basarnas yang jatuh saat akan memantau musibah di Kawah Sileri, Dieng.

    Baca juga: 
    Kotak Hitam Helikopter Basarnas yang Jatuh Ditemukan

    Syaugi menuturkan yang memiliki kemampuan membaca isi black box adalah pabrik dari pesawat tersebut. Pihaknya, kata Syaugi, hanya mengunduh semacam kode yang akan dibaca di pabrik itu.

    Menurut Syaugi, kode-kode itu dibawa perwakilan pabrikan helikopter tersebut yang ada di Indonesia. "Dia yang akan membawa ke Prancis," ujarnya. 

    Baca pula: 
    Kotak Hitam Helikopter Basarnas Dibawa ke Jakarta 

    Sementara itu, investigasi di lapangan masih terus dilakukan dan melibatkan berbagai unsur, seperti TNI Angkatan Laut, KNKT, dan Basarnas. Hingga kini penyebab kecelakaan belum diketahui secara pasti. "Pesawat siap, pilot siap, cuaca baik menurut BMKG," kata Syaugi.

    Meski begitu, Syaugi mengungkapkan, dari keterangan masyarakat, diketahui pada waktu kejadian lokasi diguyur hujan dan berkabut. "Kami belum tahu apa yang terjadi di dalam pesawat tersebut," tuturnya. 

    Helikopter jenis Dauphin milik Basarnas jatuh di kawasan Gunung Butak, Desa Canggal, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Helikopter tersebut rencananya bertolak ke Banjarnegara untuk membantu proses evakuasi letusan Kawah Sileri, Dieng. 

    Kedelapan penumpang helikopter Basarnas yang menjadi korban tersebut berasal dari unsur TNI dan anggota Basarnas. Kedelapan jenazah korban selesai dievakuasi dari lokasi kejadian sekitar pukul 03.00 dan secara bertahap dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Temanggung, kemudian ke Rumah Sakit Bhayangkara, Semarang, sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga.

    DIKO OKTARA

    Video Terkait:
    Suasana Duka Selimuti Pelepasan 8 Jenazah Korban Jatuhnya Helikopter Basarnas




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pidato Jokowi Terkait Kinerja dan Capaian Lembaga Tinggi Negara

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR pada 16 Agustus 2019. Inilah hal-hal penting dalam pidato Jokowi.