Pansus Angket Kantongi Dugaan Kesalahan KPK, Ini Kata Febri KPK  

Reporter

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi Febri Diansyah memberi keterangan terkait pemeriksaan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dalam kasus korupsi pengadaan e-KTP di Gedung KPK, Jakarta, 3 Juli 2017. Tempo/ Arkhelaus W.

TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, mengatakan pihaknya menunggu hasil resmi pertemuan antara Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Panitia Khusus Hak Angket KPK. Febri mengatakan tetap menghargai hasil pertemuan kedua pihak tersebut.

"Kami menghargai kewenangan BPK untuk mengaudit tidak hanya ke KPK, tapi juga lembaga lain. Apabila dalam audit ada temuan dan rekomendasi tentu akan kami tindaklanjuti sepanjang sesuai kewenangan," kata Febri di kantornya di Jakarta, Selasa, 4 Juli 2017.

Baca juga: Temui BPK, Panitia Angket Kantongi 3 Dugaan Kesalahan KPK

Sebelumnya, Ketua Panitia Khusus Hak Angket Agun Gunanjar mengatakan telah menerima penjelasan dari BPK terkait dengan laporan hasil pemeriksaan BPK terhadap keuangan dan kinerja KPK pada 2006-2016. Menurut dia, ada dugaan kesalahan yang dilakukan KPK, di antaranya soal rekrutmen penyidik, pengelolaan, dan pertanggungjawaban keuangan, serta penyadapan.

Agun menyatakan belum bisa menjelaskan detail terkait dengan hasil laporan BPK tersebut. Pansus, kata Agun, yang juga politikus Partai Golkar itu, masih akan mendalami laporan BPK tersebut. "Masih ada langkah lanjutan," kata Agun seusai pertemuan dengan BPK.

Perihal penyadapan, Febri menegaskan pihaknya telah melakukan penyadapan berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang 30 Tahun 2002 tentang KPK yang sudah diakui pengadilan untuk menjadi dasar penjatuhan hukuman. "Kami pandang bukti penyadapan itu sudah terbukti validitasnya untuk membuktikan tindak pidana korupsi," ujar Febri.

KPK, kata Febri, bakal tetap menghargai kewenangan dalam melakukan audit dan pemeriksaan terhadap lembaganya. Ia memastikan akan terbuka terhadap saran BPK. "Kami tentu harus terbuka dengan rekomendasi saran maupun pengawasan dari pihak tertentu," ujarnya.

ARKHELAUS W. | AHMAD FAIZ






Kuasa Hukum Ismail Bolong Tantang Ferdy Sambo Cs Beberkan Soal Pemeriksaan Kliennya

12 jam lalu

Kuasa Hukum Ismail Bolong Tantang Ferdy Sambo Cs Beberkan Soal Pemeriksaan Kliennya

Kuasa hukum Ismail Bolong meminta Ferdy Sambo membeberkan pemeriksaan yang dilakukan Divisi Propam Polri terhadap kliennya.


Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh Jadi Tersangka KPK, Ketua MA: Hakim Agung Patuhi Pakta Integritas

13 jam lalu

Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh Jadi Tersangka KPK, Ketua MA: Hakim Agung Patuhi Pakta Integritas

Dua Hakim Agung Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh telah jadi tersangka KPK. Ketua MA Syarifuddin hormati proses hukum.


Ketua MA Harap Asas Praduga Tak Bersalah Diterapkan pada Kasus Gazalba Saleh

17 jam lalu

Ketua MA Harap Asas Praduga Tak Bersalah Diterapkan pada Kasus Gazalba Saleh

Ketua MA Syarifuddin menghormati upaya Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK dalam pengusutan kasus suap yang menjerat Hakim Agung, Gazalba Saleh


Soal Pengumuman Tersangka Korupsi LNG, KPK: Masalah Waktu

18 jam lalu

Soal Pengumuman Tersangka Korupsi LNG, KPK: Masalah Waktu

KPK mengatakan tersangka kasus korupsi LNG di PT Pertamina belum siap untuk diumumkan saat ini. Penyidikan belum tuntas.


KPK Harap Praperadilan Gazalba Saleh Ditolak Pengadilan

23 jam lalu

KPK Harap Praperadilan Gazalba Saleh Ditolak Pengadilan

KPK tak mempermasalahkan Gazalba Saleh yang ingin menggunakan hak pengajuan praperadilan kasus suap tersebut.


KY Berencana Sidang Etik Hakim Agung Gazalba Saleh Meski Telah Ditahan KPK

1 hari lalu

KY Berencana Sidang Etik Hakim Agung Gazalba Saleh Meski Telah Ditahan KPK

Komisi Yudisial berencana membawa hakim agung Gazalba Saleh ke persidangan etik.


Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Ismail Bolong, Ini Kata Wakil Ketua KPK

1 hari lalu

Soal Aliran Dana Tambang Ilegal Ismail Bolong, Ini Kata Wakil Ketua KPK

Wakil Ketua KPK Johanis Tanak menyatakan belum menerima laporan soal adanya aduan aliran dana Ismail Bolong ke sejumlah perwira Polri.


KPK Tahan Hakim MA Gazalba Saleh

1 hari lalu

KPK Tahan Hakim MA Gazalba Saleh

Gazalba Saleh ditahan dalam kasus suap kasus di Mahkamah Agung terhitung sejak hari ini.


KPK Periksa Anggota DPR Aryanto Munawar Kasus Suap Rektor Unila

1 hari lalu

KPK Periksa Anggota DPR Aryanto Munawar Kasus Suap Rektor Unila

KPK memeriksa Anggota DPR asal Lampung dan Bupati Lampung Barat dalam kasus suap Rektor Unila Karomani.


KPK Lelang Mobil Matheus Joko Santoso, Terpidana Korupsi Bansos

1 hari lalu

KPK Lelang Mobil Matheus Joko Santoso, Terpidana Korupsi Bansos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal melakukan lelang mobil milik terpidana kasus korupsi bansos (bantuan sosial), Matheus Joko Santoso.