Jaksa Tambah Pasal, Buni Yani: Bimsalabim Muncul di Dakwaan

Reporter

Buni Yani berorasi usai menjalani sidang perdana kasus pelanggaran UU ITE video pidato Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pengadilan Negeri Bandung, 13 Juni 2017. Jaksa Penuntut Umum mendakwa Buni Yani dengan pasal 28 dan 32 dengan ancaman hukuman antara 4 sampai 6 tahun penjara. TEMPO/Prima Mulia

TEMPO.CO, Bandung - Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE Buni Yani, yang mengunggah video pernyataan Ahok soal surat Al-Maidah, kembali mengutarakan keheranannya atas munculnya pasal Pasal 32 ayat (1) juncto Pasal 48 ayat (1) UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang disangkakan kepadanya.

Baca: Ini Alasan Sidang Buni Yani Digelar di Bandung

"Tidak ada di penyidikan namun tiba-tiba bimsalabim muncul di dakwaan. Nah itu diakui oleh mereka bahwa dakwaan ini berasal dari resume," kata Buni Yani seusai persidangan lanjutan di gedung Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bandung, Selasa, 4 Juli 2017.

Pasal 32 itu mengatur tentang pelanggaran hukum yang diakibatkan oleh proses pengubahan dokumen elektronik. Sebelumnya, Buni Yani dikenalan pasal asal 28 ayat 2 Undang-Undang ITE tentang penyebaran informasi bertujuan menimbulkan rasa permusuhan.

Buni Yani berdalih tidak pernah sekalipun mengedit video Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Menurutnya, video tersebut didapat dari unduhan di salah satu media sosial, tanpa sedikitpun mengeditnya.

Buni Yani juga mengaku kecewa atas keputusan majelis hakim yang menolak permintaanya untuk kembali memberikan tanggapan atas jawaban eksepsi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Jaksa sudah memberikan dakwaan, jaksa sudah memberikan tanggapan. Harusnya kami dapat satu kesempatan lagi untuk memberikan tanggapan agar sama dua kali menanggapi," ujar Buni Yani.

Kuasa hukum Buni Yani, Aldwin Rahadian mengatakan permintaan untuk menanggapi kembali jawaban eksepsi JPU karena tanggapan eksepsi dari JPU, kurang mendetail.

"Kami mengingatkan kembali kepada hakim hak menanggapi jaksa atas tanggapannya terhadap eksepsi kami," katanya.

Meski begitu, ia menyebut majelis hakim yang dipimpin M. Sapto cukup menerima eksepsi yang diajukannya. Sehingga ia berharap, eksepsi tersebut dapat diterima oleh hakim serta kliennya dapat terbebas dari segala tuntutan.

"Mudah-mudahan hakim mengabulkan eksepsi keberatan Pak Buni Yani," katanya.

Sidang lanjutan kasus dugaan pelanggaran UU ITE dengan terdakwa Buni Yani, akan kembali digelar pada 11 Juli 2017 dengan agenda putusan sela.

ANTARA







Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

6 hari lalu

Top Metro: Pemerkosaan Remaja Putri oleh Empat Orang dan Anies Ketemu Ormas

Polres Jakarta Utara melanjutkan proses hukum terhadap kasus dugaan pemerkosaan remaja putri oleh empat orang anak.


Nasihat Roy Suryo kepada Pengunggah Konten Ferdy Sambo, Begini Bunyinya

30 hari lalu

Nasihat Roy Suryo kepada Pengunggah Konten Ferdy Sambo, Begini Bunyinya

Dalam tahanan Polda Metro Jaya, Roy Suryo memberikan nasihat kepada Masril penggunggah konten UU ITE yang sempat dijerat UU ITE, sebelum bebas.


Polda Metro Jaya Perpanjang Masa Tahanan Roy Suryo

33 hari lalu

Polda Metro Jaya Perpanjang Masa Tahanan Roy Suryo

Polda Metro Jaya memperpanjang masa tahanan tersangka penistaan agama, Roy Suryo sambil menunggu jawaban dari Kejaksaan


Kasus Penistaan Agama Roy Suryo, Polda Metro Jaya Tunggu Jawaban Jaksa

33 hari lalu

Kasus Penistaan Agama Roy Suryo, Polda Metro Jaya Tunggu Jawaban Jaksa

Polda Metro Jaya masih menunggu jawaban dari Kejaksaan atas berkas perkara kasus penistaan Agama Roy Suryo yang sudah dilimpahkan


Mereka yang Diserang Usai Menghina Nabi Muhammad

43 hari lalu

Mereka yang Diserang Usai Menghina Nabi Muhammad

Selain Salman Rushdie, sebelumnya ada penulis, seniman dan media yang mengalami pengalaman buruk usai dituduh menghina Nabi Muhammad.


Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

47 hari lalu

Penulis The Satanic Verses, Salman Rushdie Ditusuk di New York

Salman Rushdie, penulis novel "The Satanic Verses" yang dinilai menghina Islam, diserang di atas panggung di sebuah acara di New York.


Polda Metro Jaya Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

47 hari lalu

Polda Metro Jaya Tolak Penangguhan Penahanan Roy Suryo

Penyidik Polda Metro Jaya menolak permohonan penangguhan penahanan dari Roy Suryo.


Polda Metro Jaya Pastikan Tak Berikan Perlakuan Khusus Saat Roy Suryo Ditahan

47 hari lalu

Polda Metro Jaya Pastikan Tak Berikan Perlakuan Khusus Saat Roy Suryo Ditahan

Selama ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Roy Suryo juga ditempatkan satu sel bersama tersangka lain.


Pasal-Pasal Ini Digunakan Menjerat Roy Suryo dalam Kasus Penistaan Agama

50 hari lalu

Pasal-Pasal Ini Digunakan Menjerat Roy Suryo dalam Kasus Penistaan Agama

Mantan Menpora Roy Suryo ditetapkan sebagai tersangka sejak 22 Juli 2022. Pasal 156A KUHP dan UU ITE akanmenjeratnya dianggap lakukan penistaan agama


Roy Suryo Ajukan Penangguhan Penahanan, Polda: Keputusan di Penyidik

52 hari lalu

Roy Suryo Ajukan Penangguhan Penahanan, Polda: Keputusan di Penyidik

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, mengajukan permohonan penangguhan penahanan setelah ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama