Hary Tanoe Tak Penuhi Panggilan Bareskrim  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo memberikan keterangan kepada awak media di Direktorat Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Bareskrim Polri, Jakarta, 12 Juni 2017. CEO MNC Group itu diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pesan singkat bernada ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto. TEMPO/Rizki Putra

    Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Hary Tanoesoedibjo memberikan keterangan kepada awak media di Direktorat Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Bareskrim Polri, Jakarta, 12 Juni 2017. CEO MNC Group itu diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan pesan singkat bernada ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.COJakarta - Hary Tanoesoedibjo tak memenuhi panggilan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia. Hary Tanoe semula dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana fitnah dan pencemaran nama baik, Selasa, 4 Juli 2017.

    Anggota tim kuasa hukum Hary, Adidharma Wicaksono, mengatakan kliennya belum bisa memenuhi panggilan penyidik karena ada keperluan mendesak. "Ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan," kata Adidharma saat dihubungi, Selasa. Ia tak mengetahui ihwal keperluan yang dilakukan Presiden Direktur PT MNC itu.

    Baca:
    Ahli Bahasa: Kalimat SMS Hary Tanoe Bisa Diartikan Ancaman 
    Budayawan Ridwan Saidi Sebut Kasus Hary Tanoe Masalah Linguistik

    Mabes Polri telah melayangkan surat panggilan kepada Ketua Umum Partai Perindo itu. Penyidik berharap Hary bisa memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut.

    Hary Tanoe sebelumnya diperiksa Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sebagai saksi. Ia diperiksa atas kasus ancaman melalui pesan pendek (SMS) kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejaksaan Agung Yulianto.

    Lebih lanjut, Adidharma akan meminta penyidik Bareskrim menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap Hary Tanoe. "Kami meminta pemeriksaan bisa dilakukan 11 Juli nanti atau setelahnya," ucapnya. "Ini bukan mangkir, tapi memang ada keperluan."

    ADITYA BUDIMAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.