Halal Bihalal dengan Sultan, Ribuan Masyarakat Antre di Kepatihan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga mengantri untuk bersalaman dengan Sri Sultan HB X pada acara halal bihalal yang diselenggarakan di Bangsal Kepatihan, Komplek Kantor Gubernur Provinsi Yogyakarta, 22 Juli 2015. Selain masyarakat umum, jajaran pejabat serta pegawai negeri sipil turut serta dalam halal bihalal tersebut. TEMPO/Pius Erlangga

    Warga mengantri untuk bersalaman dengan Sri Sultan HB X pada acara halal bihalal yang diselenggarakan di Bangsal Kepatihan, Komplek Kantor Gubernur Provinsi Yogyakarta, 22 Juli 2015. Selain masyarakat umum, jajaran pejabat serta pegawai negeri sipil turut serta dalam halal bihalal tersebut. TEMPO/Pius Erlangga

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Antrean panjang ribuan warga Yogyakarta mengular, saat hendak berhalal bihalal bersama Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga Raja Keraton Yogyakarta Sultan Hamengku Buwono X, di Kantor Gubernur, Kepatihan Yogyakarta, Senin, 3 Juli 2017.

    Dari pantauan Tempo, antrean itu dimulai dari bangsal Kepatihan hingga mendekati pintu gerbang memasuki kompleks Kepatihan. "Tahun ini lebih banyak antusias masyarakat umum," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika DIY, Amiarsi Harwani.

    Baca juga: Sultan Meradang, Lesehan Malioboro Naikkan Harga Tak Wajar

    Sultan, didampingi permaisuri Gusti Kanjeng Ratu Hemas. Protokoler membaginya acara halal bihalal menjadi dua sesi. Sesi pertama 08.00 hingga 10.00. Dan sesi kedua 10.30 sampai selesai. Dalam Syawalan itu, hadir pula Raja Puro Pakualaman yang juga Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario (KGPAA) Paku Alam X beserta istri.

    Amiarsi mengatakan, dalam barisan itu pegawai negeri sipil dan masyarakat umum berbaur. Sultan menyatakan terima kasihnya kepada warga, baik yang dari Yogyakarta mau pun dari luar Yogyakarta yang mau meluangkan waktu untuk silaturahmi. “Bagaimana pun silaturahmi itu bagian tradisi kita,” ujar Sultan.

    Sambil menunggu antrean, warga dihibur kesenian tradisional Cokekan. Sedangkan menu makanan yang disediakan bernuansa tradisional, seperti Sego Abang Lombok Ijo (nasi merah sambel hijau) khas Gunungkidul, Soto Lenthok, dan bakso.

    Simak pula: Sultan HB X Menghadiri Munas Keluarga Jawa Tondano di Minahasa

    Sultan dan permaisuri dijadwalkan melakukan road show syawalan mengunjungi pemerintah dan warga di lima kabupaten/kota DIY yakni pada 7,10,11,12 ,dan 13 Juli 2017. Lalu pada 20 Juli 2017, Syawalan akan dilakukan dengan para abdi dalem Keraton Yogyakarta dan Puro Pakualaman.

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    WhatsApp Pay akan Meluncurkan E - Payment, Susul GoPay dan Ovo

    WhatsApp akan meluncurkan e-payment akhir tahun 2019 di India. Berikutnya, WhatsApp Pay akan melebarkan layanannya ke Indonesia.