Selasa, 17 September 2019

Periksa Novel KPK, Polisi Berkoordinasi dengan RS di Singapura  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Novel Baswedan

    Novel Baswedan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto memastikan tim Polda Metro Jaya sudah berkoordinasi dengan rumah sakit mata di Singapura yang merawat Novel Baswedan. Hal itu terkait dengan rencana polisi untuk mendalami kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

    "Sudah (koordinasi), tapi kita belum tahu apakah teman-teman (Polda Metro Jaya) sudah berangkat ke sana (Singapura) apa belum," ujarnya di Mabes Polri, Senin, 3 Juli 2017.

    Setyo menampik pihaknya bekerja sama langsung dengan KPK saat memeriksa Novel. Keterlibatan KPK, kata dia, hanya sebagai pemberi informasi yang mendukung penelusuran kasus.

    Baca: Polisi Kantongi 3 Sketsa Wajah Pelaku Penyerangan Novel

    "Ini saya luruskan, bukan (memeriksa) bersama-sama karena KPK memahami bahwa tugas mereka menangani kasus korupsi. Jadi, seandainya KPK mendapatkan informasi, mereka akan mendukung Polri," ucapnya.

    Setyo belum bisa memastikan kapan persisnya tim Polda Metro memeriksa Novel, begitupun soal rencana polisi mengkonfrontasi para saksi kasus penyiraman tersebut. Padahal hasil konfrontasi para saksi kasus penyiraman itu akan dibawa polisi sebagai bahan konfirmasi saat memeriksa Novel.

    "Nanti kita tunggu perkembangan," katanya.

    Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif menyebutkan pihaknya akan mendampingi Novel saat diperiksa tim Polda Metro Jaya. “Tim biro hukum KPK akan mendampingi Novel saat diperiksa tim Polda,” ujarnya saat dihubungi Tempo pada 28 Juni lalu.

    Baca: Polisi Minta Saksi Periksa Sketsa Wajah Pelaku Penyiraman Novel

    Laode mengklaim mekanisme pemeriksaan terhadap Novel sudah dibahas antara KPK dan kepolisian.

    Novel diserang dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor setelah menunaikan salat subuh berjemaah di masjid dekat rumahnya pada 10 April 2017. Ia disiram air keras sehingga wajah dan kedua matanya terluka.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.