Jusuf Kalla Cerita Soal Beda Guru dan Pengalaman  

Reporter

Wakil Presiden Jusuf Kalla saat Open House di kediamannya di Jalan Haji Bau, Makassar, 27 Juni 2017. Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wali Kota Makassar Ramdhan Pomanto, pimpinan pondok Darul Istiqamah Maros KH Arif Marzuki turut hadir dalam acara ini. TEMPO/Iqbal Lubis

TEMPO.CO, Makassar - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla sangat senang jika pembawa materi dalam setiap pertemuan Saudagar Bugis Makassar bukan dari pejabat melainkan para pengusaha. Pasalnya, kata Kalla, menteri atau pejabat kalau berbicara hanya normatif saja.

"Itulah saya minta yang bicara di sini jangan kayak pejabat seperti menteri normatif saja, bilang APBD sekian, ekonomi sekian," kata Kalla saat hadir dalam pertemuan Saudagar Bugis Makassar di Hotel Four Point by Sheraton, Makassar, Sabtu, 1 Juli 2017.

Kalla juga bercerita pengalamannya saat mengawali usahanya di Papua, lalu Kalimantan dan Bali. Dia pun menceritakan kisahnya menjadi pengusaha setelah menikah.

Kalla cerita soal dia belajar menghindari kebakaran. Yang paling utama adalah memperbaiki agar tak terjadi korsleting listrik. Dia pun belajar cara memasang kabel-kabel di pasar. "Setiap kios yang terbakar di pasar, pasti korbannya orang Bugis. Mau di Pasar NTT, Papua, Maluku, dan Kalimantan, 50 persen itu orang Bugis," tutur Kalla.

Kalla menceritakan tekadnya untuk naik kelas setelah memiliki kios, yakni mempunyai toko kemudian mal. Dan itu bisa diraih dengan cara bekerja keras lantaran semakin banyaknya kebutuhan. "Itu namanya teori permintaan. Orang kerja keras karena banyak kebutuhan. Dan harus juga naik pangkat, jangan kios terus dimiliki bertahun-tahun," ujarnya.

Menurut Kalla, pengalaman adalah guru terbaik. "Kalau guru mengajar dulu baru menguji, kalau pengalaman menguji dulu baru dipelajari. Jadi kalau Anda gagal berarti salah diri sendiri. Dan itu tidak diperoleh dari sekolahan, itu diperoleh dari pengalaman," kata Jusuf Kalla.

DIDIT HARIYADI






JK Akui Pertama Kali Usulkan Sistem Proporsional Terbuka

21 hari lalu

JK Akui Pertama Kali Usulkan Sistem Proporsional Terbuka

JK mengatakan dalam pelaksanaannya sistem proporsional tertutup calon cenderung tidak berkampanye melainkan partai yang kampanye.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

59 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, JK: Baktinya Banyak untuk Bangsa dan Negara

Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan pekan lalu sempat menghadiri acara KAHMI di Palu bersama Jusuf Kalla.


Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

59 hari lalu

Ferry Mursyidan Baldan Wafat, Jokowi: Dunia Perpolitikan Kehilangan Tokoh yang Baik

Jokowi mengenang Ferry Mursyidan Baldan sebagai sosok yang sangat baik dan bisa berkomunikasi dengan siapa pun.


Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

15 November 2022

Acara Makan Malam KTT G20 Bikin Megawati dan SBY Duduk Satu Meja

Megawati dan SBY turut hadir di acara jamuan makan malam KTT G20 di Bali bersama mantan presiden dan wakil presiden RI lainnya


Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

15 November 2022

Deretan Wakil Presiden Indonesia Era Reformasi

Dalam sistem tata negara Indonesia, peran wakil presiden tidak dapat dikesampingkan.


Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

13 November 2022

Agar Inovasi Bisa Dikomersialkan, JK Usul Mahasiswa Teknik Dapat Mata Kuliah Bisnis Satu Semester

JK meminta perguruan tinggi memperkuat kolaborasi antara penelitian dan bisnis yang lebih bermanfaat bagi kehidupan manusia.


Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

7 November 2022

Pesantren Darunnajah Kini Punya Universitas, Jusuf Kalla Apresiasi Ada Fakultas Bisnis

Universitas Darunnajah mempunyai tiga fakultas, yakni FAI, Fakultas Bisnis dan Fakultas Sains dan Teknologi.


Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

31 Oktober 2022

Dua Tahun Terhenti, UGM Gelar Lagi Anugerah HB IX Award pada Desember 2022

UGM memastikan kembali menggelar Anugerah Hamengku Buwono (HB) IX Award saat dies natalis ke-73.


Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

29 Oktober 2022

Luhut Bantah Klaim JK soal Pekerja Smelter Nikel dari Cina

Menurut Luhut, saat awak smelter berdiri memang banyak pekerja Cina yang dipekerjakan.


Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

29 Oktober 2022

Tanggapi Jusuf Kalla soal Cawapres Anies Baswedan, Andi Arief: Elektabilitas dan Popularitas itu Penting

Andi Arief menilai elektabilitas cawapres penting untuk mendorong Anies Baswedan memenangkan Pilpres 2024.