Petugas Bandara Lombok Menggagalkan Penyelundupan 6 Ribu Lobster

Reporter

Petugas memperlihatkan barang bukti penyelundupan bibit lobster di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean A Bandung, Jawa Barat, 28 Oktober 2015. Sebanyak 30 ribu bibit lobster berhasil diamankan petugas dari penyelundupan dengan nilai 1 miliar rupiah. Dicky Zulfikar Nawazaki

TEMPO.CO, Mataram-Petugas Balai Karantina Ikan dan PT Angkasa Pura menggagalkan upaya penyeludupan benih lobster melalui Bandara Internasional Lombok, Sabtu, 1 Juli 2017. Petugas mendapati Junaidi, 28 tahun, seorang penumpang Batik Air, membawa 6 ribu bibit lobster dalam kopernya.

Kepala Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kelas Dua Mataram Muhlin mengatakan bibit lobster itu menurut rencana akan diseludupkan ke luar negeri melalui Batam.

Baca: Gagal Diselundupkan, Benih Lobster Kembali Dilepasliarkan

Sejak awal petugas pemeriksaan sudah curiga terhadap barang bawaan Junaidi yang diperiksa melalui x-ray. "Kepada petugas, yang bersangkutan mengaku kopernya berisi pakaian, akan tetapi setelah dilakukan pemeriksaan manual didapati koper itu berisi 11 kantung plastik berisi lobster," kata Muhlin.

Bibit lobster yang hendak diseludupkan ini, menurut Muhlin, terbilang bibit jenis mutiara yang jika diuangkan nilainya hampir Rp 1 miliar. "Setelah diperiksa, dari 11 kantung plastik itu terdapat 6.171 bibit lobster jenis mutiara semua, yang nilainya diperkirakan Rp 925 juta," tutur Muhlin.

Simak: Kementerian Kelautan Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster

Kepada petugas Junaidi mengaku baru pertama kali melakukan upaya penyeludupan bibit lobster. Sementara itu, dari modus penyeludupan, cara yang dilakukan Junaidi terbilang baru. Lobster yang hendak diselundupkan tidak lagi dibawa dengan wadah berisi air melainkan menggunakan kantung plastik yang berisi spon basah. Diperkirakan dengan wadah ini, bibit lobster bisa bertahan hingga delapan jam.

Kendati menggunakan modus baru, pihak keamanan Angkasa Pura telah mengantisipasi agar lobster seludupan itu tidak lolos dari bandara. "Kami terus berupaya memberikan pembekalan kepada petugas kami untuk berbagai perubahan modus penyeludupan seperti ini," kata Ari Lutfi, Kapala Departemen Keamanan dan Keselamatan Bandara Lombok.

Lihat: Penyeludupan Benih Lobster, Menkeu: Peliknya Jaga Perbatasan

Lutfi berujar selama empat bulan bertugas di Bandara Internasional Lombok sudah empat kali upaya penyeludupan lobster yang berhasil digagalkan.

Atas tindakannya menyeludupkan bibit lobster tersangka Junaidi bakal dijerat dengan pasal berlapis; Pasal 31 juncto Pasal 6 UU No 16 tahun 1992 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 150 juta.

Pelaku juga dijerat Pasal 88 juncto pasal 16 ayat 1 UU No 45 tahun 2009 tentang perikanan dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1,5 miliar.

ABDUL LATIEF APRIAMAN






Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyundupan Benih Lobster Senilai Rp 3,9 Miliar

21 hari lalu

Polres Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyundupan Benih Lobster Senilai Rp 3,9 Miliar

Penyelundup benih lobster di Bandara Soekarno-Hatta itu terancam hukuman penjara hingga 6 tahun dan denda Rp 1,5 miliar.


Bakamla Tangkap Tanker Penyelundup BBM di Batam

34 hari lalu

Bakamla Tangkap Tanker Penyelundup BBM di Batam

Kejadian tersebut bermula saat petugas Bakamla berpatroli mendeteksi adanya sebuah tanker mencurigakan.


MAKI Laporkan Dugaan Penyelundupan Limbah Beracun di Kepulauan Riau

35 hari lalu

MAKI Laporkan Dugaan Penyelundupan Limbah Beracun di Kepulauan Riau

Boyamin menduga kapal tersebut mengangkut limbah beracun seberat 5.500 ton dan disamarkan dengan dokumen sebagai minyak bumi.


Pecahkan Rekor, Australia Sita Sabu Senilai Rp16,5 Triliun

35 hari lalu

Pecahkan Rekor, Australia Sita Sabu Senilai Rp16,5 Triliun

Polisi Australia mengumumkan bahwa mereka telah menyita sabu senilai sekitar A$1,6 miliar atau Rp16,5 triliun dari Timur Tengah


Bea Cukai Rusia Gagalkan Penyelundupan 225 Kilo Emas Batangan

41 hari lalu

Bea Cukai Rusia Gagalkan Penyelundupan 225 Kilo Emas Batangan

Petugas Bea Cukai Rusia curiga saat ada penumpang yang terseok-seok menyeret koper mereka kendati itu adalah koper dengan roda.


Merosot Daya Beli Pertamax di Mataram Sejak Harga Naik

19 Juli 2022

Merosot Daya Beli Pertamax di Mataram Sejak Harga Naik

Setelah naiknya harga bahan bakar minyak (BBM), pembelian Pertamax di SPBU menurunmenjadi hanya lima persen.


Kisah Jenderal Hoegeng Heroik Tangani Beberapa Kasus Besar

15 Juli 2022

Kisah Jenderal Hoegeng Heroik Tangani Beberapa Kasus Besar

Mesikpun hanya menjabat 3 tahun menjabat sebagai Kapolri namun Hoegeng Iman Santoso membawa perubahan besar dalam tubuh Kepolisian


Selundupkan Emas Seribu Gram di dalam Anus, Penumpang dari Dubai Ditangkap India

13 Juli 2022

Selundupkan Emas Seribu Gram di dalam Anus, Penumpang dari Dubai Ditangkap India

Petugas bea cukai India menyita hampir 1.000 gram emas yang diselundupkan dalam anus seorang penumpang pesawat dari Dubai


Penyelundupan 17 Ribu Bibit Lobster Digagalkan di Lombok

8 Juli 2022

Penyelundupan 17 Ribu Bibit Lobster Digagalkan di Lombok

Dari seluruh benur tersebut, 16.560 ekor di antaranya merupakan jenis pasir dan 600 lainnya lobster mutiara


Kisah Jenderal Hoegeng yang Terpental setelah Mengusut Penyelundupan Mobil Mewah

2 Juli 2022

Kisah Jenderal Hoegeng yang Terpental setelah Mengusut Penyelundupan Mobil Mewah

Kasus penyelundupan mobil mewah yang menyeret nama pengusaha Robby Tjahjadi membuat Hoegeng lengser dari jabatannya.