Jokowi Menjamu Obama dengan Sajian Jajanan Pasar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo bersama mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjalan menuju Cafe Grand Garden Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, 30 Juni 2017. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo bersama mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama berjalan menuju Cafe Grand Garden Kebun Raya Bogor, Jawa Barat, 30 Juni 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Bogor - Acara jamuan Presiden Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama di Bogor hari ini, Jumat, 30 Juni 2017, dikemas sederhana. Sama seperti jamuan yang biasa disiapkan di Istana Kepresidenan, Jokowi menyajikan jajanan pasar saat menjamu Obama.

    "Tadi kami sajikan onde-onde, talas ubi, panada cakalang, kue mangkok, dan lemper ayam," ujar Kepala Biro Pers Bey Machmudin saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Istana Bogor, Jumat, 30 Juni 2017.

    Baca:
    Sambut Kedatangan Obama, Djarot: Selamat Bernostalgia di Jakarta  

    Bey melanjutkan, jajanan pasar itu disajikan di Grand Garden Cafe dan Resto yang berjarak kurang lebih 1-2 kilometer di Istana Bogor. Obama dan Jokowi, kata dia, akan menikmati jamuan itu di ruang terbuka sambil menikmati pemandangan Kebun Raya Bogor.

    Namun sayang, momen menikmati jajanan pasar di ruang terbuka itu hanya berjalan singkat. Gara-gara hujan gerimis, Obama pindah tempat ke sisi dalam Grand Garden Cafe. Di sana, ia tidak lagi dijamu jajanan pasar, tetapi bakso hangat. "Selain ada bakso kuah, juga disediakan teh hangat," ujar Bey melengkapi.

    Baca juga:

    Detik-detik sebelum Obama Tinggalkan Hotel Tentrem Yogyakarta

    Obama dan Jokowi berbincang sambil menyantap makanan di Grand Garden Cafe sekitar 40 menit. Tiba di Grand Garden sekitar pukul 15.40, Obama meninggalkan lokasi pukul 16.20.

    ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.