3.600 Penjenguk Napi Berjubel di Lapas Kelas I Palembang

Reporter

Narapidana menitikan air mata ketika berdoa bersama saat menunaikan Salat Idul Fitri di Rutan Klas I Cipinang, Jakarta, 17 Juli 2015. Rutan Klas I Cipinang memberikan remisi kepada 793 tahanan dan 19 tahanan diantaranya langsung bebas. TEMPO/M Iqbal Ichsan

TEMPO.CO, Palembang - Tercatat 3.600 orang penjenguk narapidana di Lembaga Permasyarakatan Kelas I Palembang, selama tiga hari terakhir sejak Hari Raya Idul Fitri, Ahad, 25 Juni 2017 sampai Selasa, 27 Juni 2017. Hensah, Kepala Lapas Kelas I Palembang mengatakan, kalau hari biasa tak lebih dari 200 orang keluarga narapidana yang berkunjung.

“Namun momen Idul Fitri ini pengunjung membludak, satu hari mencapai 1.200 orang. Tiga hari mencapai 3.600 orang,” ujarnya, Selasa 27 Juni 2017, terkait jumlah kunjungan kepada narapidana saat Lebaran.

Baca juga:

Napi Kabur dari Lapas Makassar Tertangkap di Seram Saat Idul Fitri

Dari pantauan Tempo di lokasi, pihak lapas menerapkan sistem nomor antrean dan pemeriksaan berlapis. Pengunjung diwajibkan melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan mengambil kertas antre sesuai dengan jenis tahanan yang akan dikunjungi. Warna kuning untuk pengunjung narapidana kriminal, warna putih narapidana narkoba dan merah muda tahanan pidana korupsi. Lapas pun dibuka dari pukul 09.00 sampai 15.00. Selain itu, rentang waktu mengunjungi yang biasanya 30 menit, kini bertambah hingga mencapai batas 2 jam.

Hensah menegaskan, tujuannya untuk menghindari penyelundupan barang-barang yang dilarang dibawa ke dalam Rutan, mulai dari ponsel, benda tajam sampai narkoba. Dan juga memperbanyak luang waktu untuk keluarga bersama narapidana di hari besar Islam ini. “Tapi Senin lalu masih saja ada pengunjung yang nekat membawa ponsel ke dalam Rutan. Ia mencoba menyelundupkannya,” ujarnya.

Baca pula:

Lebaran 2017, Lima Napi Rutan Cilodong Dapat Remisi Bebas

Selain memperketat sistem masuk untuk keluarga yang akan menjenguk narapidana, pihak rutan juga menambah keamanan dengan menambah I regu pengawas yang terdiri dari 32 orang.
“Biar tak ada yang kecolongan,” katanya.

Di tempat sama, di depan pintu masuk yang dijaga petugas Lapas, salah satu keluarga narapidana yang akan menjenguk merasa kesal. Ia merasa petugas lapas bertele-tele melayani keluarga narapidana yang datang untuk menjenguk. “Ambil kartu antrean itu,” kata dia sambil berteriak, dengan muka merah padam sambil melempar kartu antrean yang sudah diremas-remas.

Petugas lapas langsung meminta maaf, ia minta pengunjung itu memaklumi kondisi. “Jangan emosian Pak, sistem berlapis ini untuk menjamin keamanan pengunjung yang membludak di hari lebaran idul fitri ini,” katanya, menjelaskan.

AHMAD SUPARDI






Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

4 hari lalu

Harun Masiku Buron KPK Lebih 2 Tahun, Firli Bahuri Tak Tahu Kapan Tertangkap

Lebih dari 2 tahun Harun Masiku jadi buron KPK, hingga kini kasusnya belum terang. Firli Bahuri menyebut tak tahu kapan politisi PDIP akan tertangkap


Handoko Lie Menyerahkan Diri Setelah Buron 6 Tahun, Siapa Koruptor Rp 187 Miliar Ini?

8 hari lalu

Handoko Lie Menyerahkan Diri Setelah Buron 6 Tahun, Siapa Koruptor Rp 187 Miliar Ini?

Terpidana kasus mafia tanah di Medan, Handoko Lie menyerahkan diri ke Kejagung setelah buron 6 tahun. kasus apa yang menjerat koruptor Rp 187 M ini?


Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

23 hari lalu

Bolehkah Mantan Napi Koruptor Ikut Pileg 2024? Begini Aturannya

Pendaftaran Caleg bakal dibuka 1 - 14 Mei 2023. Bolehkah eks napi koruptor mendaftar sebagai Caleg di Pileg 2024?


23 Napi Koruptor Ramai-ramai Bebas Bersyarat, Apa Syaratnya?

25 hari lalu

23 Napi Koruptor Ramai-ramai Bebas Bersyarat, Apa Syaratnya?

Sepanjang September 2022, sebanyak 23 napi koruptor telah bebas bersyarat. Begini syarat narapidana mendapat pembebasan bersyarat.


Pinangki Sirna Malasari Pagi-pagi Lapor Diri, Penjaga Bapas Belum Tahu, Pejabat Bilang Pukul 07.30

27 hari lalu

Pinangki Sirna Malasari Pagi-pagi Lapor Diri, Penjaga Bapas Belum Tahu, Pejabat Bilang Pukul 07.30

Pinangki Sirna Malasari telah melapor ke Balai Pemasyarakatan Kelas I Jakarta Selatan tadi pagi.


Ratu Atut Chosiyah Keluar Penjara, Apa Itu Remisi?

28 hari lalu

Ratu Atut Chosiyah Keluar Penjara, Apa Itu Remisi?

Ratu Atut menjadi salah satu koruptor yang mendapat remisi HUT RI ke-77


Bebas Bersyarat Terbagi 2 Golongan, Apa Saja?

28 hari lalu

Bebas Bersyarat Terbagi 2 Golongan, Apa Saja?

Mantan jaksa Pinangki Sirna Malasari bebas bersyarat keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tangerang


Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

41 hari lalu

Polisi Tahan Anggota DPRD Palembang Tersangka Penganiayaan

Syukri Zen dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.


Jadi Tersangka Penganiayaan, Anggota DPRD Palembang Diancam 5 Tahun Penjara

41 hari lalu

Jadi Tersangka Penganiayaan, Anggota DPRD Palembang Diancam 5 Tahun Penjara

Tindak penganiayaan yang dilakukan tersangka MZ terekam video amatir berdurasi 15 detik dari seorang warga yang juga sedang mengantre BBM.


Sopir Taksi Buron Kasus Pencabulan Anak di Kebayoran Lama Ditangkap Polisi

54 hari lalu

Sopir Taksi Buron Kasus Pencabulan Anak di Kebayoran Lama Ditangkap Polisi

Polres Metro Jakarta Selatan sempat menerbitkan DPO sopir taksi pelaku pencabulan anak tetangganya sendiri itu.