Kabar Menara Masjid Raya Bandung Roboh Bikin Warga Panik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menara kembar Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat atau Masjid Agung, dibuka bagi kunjungan wisatawan selama bulan ramadan, 3 Juni 2017. Masjid ini jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk ngabuburit di bulan ramadan. TEMPO/Prima Mulia

    Menara kembar Masjid Raya Bandung Provinsi Jawa Barat atau Masjid Agung, dibuka bagi kunjungan wisatawan selama bulan ramadan, 3 Juni 2017. Masjid ini jadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat untuk ngabuburit di bulan ramadan. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bandung - Beredar kabar menara Masjid Raya Bandung Jawa Barat akan roboh, membuat warga di sekitar taman Alun-alun sempat panik dan berhamburan untuk menyelamatkan diri hingga ke tengah Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung.

    "Itu (menara runtuh) kabar hoax," ujar Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Satpol PP Kota Bandung, Taspen Effendy di Markas Komando Satu Satpol PP, Jalan Dalem Kaum Bandung, Senin 26 Juni 2017.

    Ia menjelaskan, kepanikan itu berawal dari teriakan seseorang bahwa menara masjid seperti akan roboh. Warga yang mendengar kabar tersebut, langsung panik dan berhamburan dari dalam mesjid.

    Baca: Masjid Area Istirahat Terbesar Diresmikan, Ridwan Kamil Arsiteknya

    "Kita lagi tugas semuanya, memperhatikan warga yang berwisata di Alun-alun. Dengan adanya tadi kabar dari dalam masjid, lift di atas masjid overload kemudian berbunyi dan orang yang di bawah disangkanya ada keributan dan di luar ada yang bilang menara akan jatuh," kata dia.

    Akibat isu ini, warga yang berada di sekitar alun-alun berlarian menjauh dari halaman masjid. Bahkan akibat kejadian ini, beberapa wisatawan kehilangan barang-barang bawaannya serta anak-anaknya sempat hilang.

    "Tadi imbasnya, arus lalu lintas Jalan Dewi Sartika sempat dialihkan ke Jalan Kepatihan, dan Jalan Dewi Sartika serta Jalan Asia Afrika jadi ramai oleh orang yang keluar dari masjid," katanya.

    Baca: Masjid Raya Bandung Gelar Tafsir Alquran Selama Ramadan

    Hingga saat ini, jajaran kepolisian dibantu petugas dari Satpol PP terus mencari pelaku provokator dan menyisir di sekitar halaman sekitar Masjid kebanggaan warga Bandung tersebut.

    Ia pun mengimbau, kepada seluruh masyarakat yang berwisata di sekitar Alun-alun untuk tidak cepat terpengaruh oleh kabar yang belum jelas kebenarannya. Selain itu, warga diminta untuk menjaga barang bawaannya serta anak-anaknya.

    "Jadi kita sarankan segala sesuatu dengan sabar dengan jelas jangan cepat terpancing jangan cepat panik, barang-barangnya dijaga, anak-anaknya harus dipantau," kata dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.