Serang Anggota Polda Sumut, Pelaku Teriak Allahu Akbar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ahmad Subaidi

    ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Medan - Dua pelaku teror di markas Polda Sumut sempat melakukan perlawanan terhadap anggota brigade mobil (brimob) yang mengejar mereka. Kedua pelaku dikejar setelah menikam Ajun Inspektur Satu (Aiptu) Martua Sigalingging hingga tewas, Minggu dinihari, 25 Juni 2017.

    Dalam penyerangan itu, dua pelaku, Syawaluddin Pakpahan dan Ardial Ramadhana, melompat pagar dan menikam Aiptu Martua yang sedang berada di pos tiga dekat pintu keluar markas Polda Sumatera Utara, Medan. Selain menikam, dua pelaku juga mencoba membakar pos jaga itu. Akibatnya, selain tewas karena luka tikam, Aiptu Martua juga mengalami luka bakar.

    Rekan Martua, Brigadir E. Ginting, yang mengetahui hal itu langsung berteriak minta tolong kepada anggota brimob yang juga sedang berada di markas.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.