Idul Fitri di Istana Tanpa Hidangan Istimewa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan ibu Iriana Jokowi bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan ibu Mufidah Jusuf Kalla, menyambut para tamu saat Open House di Istana Presiden, Jakarta, 25 Juni 2017. Tempo/Istman

    Presiden Jokowi dan ibu Iriana Jokowi bersama dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla dan ibu Mufidah Jusuf Kalla, menyambut para tamu saat Open House di Istana Presiden, Jakarta, 25 Juni 2017. Tempo/Istman

    TEMPO.CO, Jakarta - Halalbihalal Idul Fitri tak lepas dari acara makan-makan, tak terkecuali di Istana Kepresidenan. Namun jangan membayangkan makanan yang serba mewah karena Istana Kepresidenan justru tampil sederhana tahun ini.

    Apa yang dimaksud dari sederhana di sini adalah hidangannya tidak berbeda dari apa yang disajikan saat buka puasa bersama di Istana Kepresidenan. Bahkan, sebagian besar di antaranya adalah makanan yang biasa disajikan kepada wartawan setiap waktu berbuka puasa di Istana Kepresidenan.

    "Enggak ada yang khusus, seperti biasanya saja," ujar Pelaksana tugas Kepala Bagian Jamuan Istana Kepresidenan Darmastuti Nugroho kepada Tempo, Minggu, 25 Juni 2017.

    Sejumlah makanan yang dihidangkan Istana Kepresidenan hari ini adalah bakmi Jawa, bakso, siomay, kikil, nasi liwet Solo, dan es kelapa muda. Semua hidangan itu sering disajikan setiap Istana Kepresidenan menggelar acara makan bersama atau buka puasa bersama.

    Hal yang membedakan hidangan halalbihalal dengan buka puasa bersama hanyalah jajaran jajanan pasarnya. Mendominasi bagian tengah Istana Negara, yang menjadi lokasi halalbihalal, Istana Kepresidenan menghadirkan berbagai jenis jajanan pasar. Mulai bolu, pastel, nastar, kacang goreng, risoles, sosis solo, hingga rengginang.

    Mbak Uti—panggilan Darmastuti—enggan mengatakan secara detail dari mana saja makanan itu didatangkan. Ia hanya menyampaikan bahwa makanan itu dihadirkan melalui katering langganan Istana Kepresidenan yang sudah dijamin kualitasnya. "Wah, makanannya dari berbagai tempat," ujarnya singkat.

    Perlu diketahui, tidak gampang menghadirkan makanan di Istana Kepresidenan. Selain harus aman dari segala zat berbahaya, makanan harus bersih. Itulah kenapa Istana Kepresidenan selalu berhati-hati perihal identitas katering langganannya.

    Terlepas dari kesederhanaannya, susunan hidangan Istana Kepresidenan tetap diminati para tamu yang datang. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, misalnya, menikmati kikil yang disajikan. "Wah, ketahuan deh, saya makan kikil. Saya sudah lama enggak makan kikil," ujarnya sambil tersenyum.

    Sekretaris Kabinet Pramono Anung menyatakan hal senada. Menurut Pramono, makanan yang dihidangkan hari ini enak-enak. "Silakan nikmati makanan yang enak-enak hari ini," katanya.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.