Jokowi: Trending Topic Media Sosial Bisa Bentuk Opini Publik  

Reporter

Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan pers terkait hak angket KPK di DPR di Ruang Wartawan Kepresidenan, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, 13 Juni 2017. Jokowi mengatakan Indonesia masih membutuhkan KPK untuk pemberatasan korupsi dan jangan ada perlemahan di KPK. TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo menilai media sosial punya kekuatan besar dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. Karena itu, dia berharap para penggiat media sosial menumbuhkan semangat optimisme bangsa dalam menghadapi persaingan dengan bangsa lain.

"Saya tahu saudara-saudara adalah kekuatan dan potensi untuk memberikan sebuah wawasan tentang ke depan. Saudara-saudara banyak mempengaruhi di media sosial," katanya dalam siaran pers Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bey Machmudin, Jumat, 23 Juni 2017.

Jokowi mengatakan hal itu saat bertemu dengan puluhan penggiat media sosial di Istana Negara, kemarin. Kepada mereka, Jokowi mengatakan media sosial saat ini bahkan menjadi salah satu acuan media arus utama (mainstream) dalam membangun opini publik. Dia mencontohkan trending topic di Twitter pada Rabu lalu saat hari ulang tahunnya.

Baca: 5 Pemilik Akun Twitter dengan Pengikut Terbanyak di Dunia

"Kita tahu bahwa hal yang trending topic di media sosial pasti langsung diikuti media mainstream. Begitu trending topic ulang tahun Jokowi, langsung TV keluar semua," katanya, kemudian disambut tepuk tangan. Karena itu, Presiden berharap para penggiat media sosial berani keluar dari peperangan negatif (tweet war), yang sekarang ini marak terjadi di media sosial, untuk menggaungkan semangat optimisme dan kompetisi para pemuda Indonesia lewat media sosial.

Dia meminta masyarakat, khususnya penggiat media sosial, tidak terjebak dengan hal-hal negatif yang membawa pada pesimisme. Melihat sumber daya manusia anak muda Indonesia, Jokowi mengaku sangat optimistis Indonesia bisa memenangi kompetisi dengan bangsa lain. Apalagi potensi dan kekuatan sumber daya manusia yang dimiliki bangsa Indonesia tidak kalah dibandingkan dengan negara lain.

Baca: Facebook Perketat Penyebaran Konten Terorisme

"Saya ketemu anak-anak muda itu pintar-pintar semuanya, seperti saudara-saudara yang hadir di sini, pintar-pintar semuanya," ucapnya. Dia juga menekankan para penggiat memiliki potensi untuk memberikan pengaruh positif di media sosial.

AMIRULLAH SUHADA






Dinasti Politik Keluarga Jokowi Mencuat, DPR Disarankan Bikin Aturan Khusus

28 menit lalu

Dinasti Politik Keluarga Jokowi Mencuat, DPR Disarankan Bikin Aturan Khusus

Aturan soal dinasti politik dinilai perlu dibuat setelah putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, menyatakan juga ingin masuk ke dunia politik.


Airlangga Sebut Industri Karet Berkontribusi Rp 69,07 Triliun terhadap PDB Nasional

1 jam lalu

Airlangga Sebut Industri Karet Berkontribusi Rp 69,07 Triliun terhadap PDB Nasional

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah mendorong perkembangan industri karet.


Kaesang Mau Terjun ke Politik, Gibran Kasih Nasihat Agar Sowan ke Senior

1 jam lalu

Kaesang Mau Terjun ke Politik, Gibran Kasih Nasihat Agar Sowan ke Senior

Gibran memberi nasihat pada adiknya Kaesang yang ingin terjun ke dunia politik. Salah satunya agar sowan ke senior.


Survei SMRC: 22 Persen Publik Tahu Jokowi Terbitkan Perpu Cipta Kerja, 48 Persennya Dukung

2 jam lalu

Survei SMRC: 22 Persen Publik Tahu Jokowi Terbitkan Perpu Cipta Kerja, 48 Persennya Dukung

Dalam survei SMRC, terdapat 22 persen publik yang mengetahui Jokowi terbitkan Perpu Cipta Kerja. Dari jumlah itu, sebanyak 48 persen mendukung perpu.


Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

4 jam lalu

Dukungan Parpol untuk Kaesang Diperkirakan Kendur Setelah Jokowi Lengser

Pengamat politik Adi Prayitno memperkirakan dukungan partai politik untuk Kaesang Pangarep mengendur setelah Jokowi tak lagi presiden.


Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

4 jam lalu

Isu Reshuffle Rabu Pon 1 Februari, Jokowi Justru Akan ke Bali

Seskab Pramono Anung menyebut Presiden Jokowi ke Bali pada Rabu sore lusa. Padahal itu Rabu Pon, yang disebut-sebut Jokowi bakal umumkan reshuffle.


5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

5 jam lalu

5 Hal Menarik Setelah Kaesang Pangarep Menyampaikan Ingin Terjun dalam Politik

Pernyataan Kaesang terjung dalam politik dianggap juga mengejutkan keluarga besar Jokowi


Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

6 jam lalu

Johnny Plate Soal Pertemuan Jokowi - Surya Paloh: Untuk Kepentingan Pembangunan

Politikus NasDem Johnny Plate menyebut pertemuan Jokowi - Surya Paloh berlangsung baik untuk pembangunan nasional.


Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

6 jam lalu

Ini Fungsi Sodetan Ciliwung bagi Masyarakat DKI Jakarta

Fungsi Sodetan Ciliwung untuk mengurangi debit air sebesar 60 kubik per detik ke Kanal Banjir Timur karena tak mampu menampung debit air


Di Tengah Isu Reshuffle, PPP Berharap Dapat Tambahan Kursi Menteri

7 jam lalu

Di Tengah Isu Reshuffle, PPP Berharap Dapat Tambahan Kursi Menteri

PPP sudah punya dua kursi di kabinet Jokowi. Satu menteri yaitu Suharso Monoarfa dan seorang wakil menteri yaitu Zainut Tauhid.