H-3 Lebaran, Ribuan Pemudik Banjiri Pelabuhan Merak Sebelum Subuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemudik sepeda motor memasuki kapal

    Pemudik sepeda motor memasuki kapal "Roll on-Roll off" (RoRo) untuk menyeberangi Selat Sunda di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu, 21 Juni 2017. Pada H-4 malam, Pelabuhan Merak mulai dipadati pemudik sepeda motor. ANTARA/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Cilegon - Puncak arus mudik 2017 di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, tujuan pelabuhan Bakauheni, diprediksi akan terjadi pada H-3 Idul Fitri atau hari ini. 

    Berdasarkan pantauan Tempo pada Kamis, 22 Juni 2017 dini hari tadi, pelabuhan penyeberangan Merak terlihat disesaki ribuan pemudik. Mereka datang dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi, bahkan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

    Bahkan, semua kantong parkir Pelabuhan Merak dipenuhi ribuan kendaraan pribadi yang hendak menyeberang ke pelabuhan Bakauheni, Lampung. Tidak hanya terjadi pada pemudik kendaraan pribadi, pemudik sepeda motor juga membludak. Hal itu terlihat dari adanya penumpukan kendaraan yang hendak masuk ke kapal yang sandar di Dermaga VI.

    Baca :

    Jalan Kalimalang, Bekasi Dipadati Pemudik Sepeda Motor

    Ini Tips Mudik Nyaman dan Ramah Anak versi KPAI

    "Iya memang lebih ramai jika dibandingkan pada H minus empat kemarin. Tapi kita memprediksi puncaknya arus mudik akan terjadi Kamis malam nanti," kata Jurubicara PT ASDP indonesia Ferry Cabang Utama Merak Mario Sardadi Oetomo Kamis, 22 Juni 2017.

    Akibat antrean panjang tersebut, para pemudik menyesalkan lambannya penanganan pengelola Pelabuhan Merak. “Seharusnya pengaturannya lebih tertib, sehingga antre kendaraan tidak seperti ini, harus berjam-jam hanya untuk masuk ke dalam pelabuhan," ujar Dimas Kusumah 37 tahun, pemudik dari Sukabumi yang akan ke Lampung.

    Beni Hendriyana, 34 tahun, salah seorang pemudik asal Kabupaten Lebak, mengaku dirinya rela antre selama berjam-jam untuk bisa naik kapal. “Kondisi seperti ini sudah biasa terjadi setiap mudik. Harus rela bermacet-macetan dan harus banyak sabar aja," katanya.

    Meski harus mengantri hingga berjam-jam untuk bias naik kapal, tapi dirinya merasa senang dan tidak merasa lelah. “Antri dan berdesak-desakan sudah menjadi hal biasa bila musim mudik, " katanya.
    Simak juga ; Rawan Kecelakaan, Tol Brebes-Batang Ditutup Malam Hari

    Dirut PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry, Faik Fami mengakui adanya keterlambatan waktu bongkar kapal. “Ada kendala juga di Pelabuhan Bakauheuni, disana terjadi terlambat bongkar muat. Namun disini terlalu cepat melakukan bongkar muat,” ujar Faik.

    Faik berjanji akan segera segera melakukan evaluasi sejumlah kendala yang menghambat arus mudik. “Nah Masalah yang kecil-kecil begini kadang yang menjadi kendala. Nanti kita evaluasi,” katanya.

    Sebelumnya, berdasarkan data dari PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Merak, pada H-4 mudik 2017 mencatat sebanyak 84.239 pemudik telah diseberangkan menggunakan 34 kapal Ro-Ro dengan aktivitas trip kapal mencapai 128 perjalanan selama 24 jam.

    WASI’UL ULUM

    Video Terkait:
    Belasan Pasar Tumpah di Jalan Tangerang Merak Jadi Titik Kemacetan Arus Mudik di Banten




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.