Wisatawan asal Bali Tewas Tenggelam di Segara Anak Gunung Rinjani

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wisatawan asing beristirahat di tepian Danau Segara Anak di Gunung Rinjani dilihat dari Plawangan Senaru, Lombok. Tempo/Aditia Noviansyah

    Sejumlah wisatawan asing beristirahat di tepian Danau Segara Anak di Gunung Rinjani dilihat dari Plawangan Senaru, Lombok. Tempo/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Mataram -Badan SAR Mataram merilis tewasnya seorang wisatawan asal Kintamani, Bali, Wayan Suta Asmarajaya, 45 tahun, di Danau Segara Anak, Gunung Rinjani, Rabu 21 Juni 2017.

    Setelah dua hari menempuh perjalanan panjang dan medan sulit akhirnya tim gabungan dari Basarnas dan Potensi SAR berhasil mengevakuasi jasad sampai Pos 3 pendakian Gunung Rinjani, Desa Sembalun, Lombok Timur. Selanjutnya jasad korban dievakuasi menuju pintu Sembalun.

    Baca: Pendaki Gunung Rinjani Ditemukan Tewas di Pemandian Air Panas

    Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH mengatakan Wayan Suta Asmarajaya bersama 18 rekannya mulai melakukan pendakian sejak Kamis 15 Juni 2017. Ketika berenang seorang diri, pada Sabtu, 17 Juni 2017 Pukul 17.00 WITA, pria asal Batur, Kintamani tersebut menggunakan alat apung ban dalam mobil. "Tiba-tiba korban berteriak meminta tolong, rekan-rekan korban berada di tenda," kata Nanang Sigit.

    Rekan-rekannya segera keluar mencoba memberikan pertolongan. Namun, jarak korban yang terlalu jauh dari daratan membuat proses pertolongan menjadi terlambat dan korban tenggelam.

    Simak: Pendaki Asal Malaysia Tewas di Gunung Rinjani

    Pencarian sempat dilakukan saat itu juga oleh rekan-rekan korban dan para porter. Namun karena minim peralatan, usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Pada akhirnya kejadian ini baru dilaporkan ke Basarnas Kantor SAR Mataram oleh Staf Intel Polda Nusa Tenggara Barat, Burhan, Ahad 18 Juni 2017 pukul 23.35 WITA.

    Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH menugaskan dua tim rescue dari Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan Lombok Timur ke lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Setelah membutuhkan waktu selama sehari pendakian, Basarnas bersama potensi SAR lainnya tiba di TKP dan langsung melakukan pencarian.

    Lihat: Tim Ekspedisi Bandung Bersepeda ke Gunung Rinjani

    Selasa 20 Juni 2017 sekitar pukul 11.40 WITA korban berhasil ditemukan mengapung tidak jauh dari lokasi kejadian. "Tim segera mengevakuasi jasad korban ke tepi danau dan selanjutnya dievakuasi melalui jalur Sembalun," kata Nanang Sigit.

    SUPRIYANTHO KHAFID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.