Kriminolog Anggap Pesan Hary Tanoe ke Penyidik Kejaksaan Tak Etis

Reporter

Hary Tanoesoedibjo memberikan keterangan kepada awak media usai menjalani pemeriksaan di Direktorat Tindak Pidana Siber (Tipidsiber) Bereskrim Polri, Jakarta, 12 Juni 2017. TEMPO/Rizki Putra

TEMPO.CO, Jakarta -Kriminolog Universitas Indonesia Ferdinand Andi Lolo menganggap bahwa pesan yang dikirimkan Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoe kepada Penyidik Kejaksaan Agung, Yulianto tak etis dilakukan. Menurut dia, Hary Tanoe mencoba mempengaruhi proses hukum yang sedang disidik oleh Kejaksaan Agung.

"Itu lebih kepada tidak etis, Hary Tanoe kurang menunjukan rasa hormat kepada hukum," kata Ferdinand saat dihubungi pada Selasa, 20 Juni 2017. Meski demikian, kata dia, tindakan tak etis tidak bisa dijerat di ranah pidana. Karena alat bukti belum cukup kuat untuk menjerat bos MNC Group tersebut.

Baca juga:

Ahli Bahasa: Kalimat SMS Hary Tanoe Bisa Diartikan Ancaman

Ferdinand menilai pesan Hary Tanoe belum dikatakan sebagai sebuah ancaman. Jika dilihat dari perspektif pidana, ancaman yang dikirim itu belum bisa dianggap sebagai sebuah ancaman. "Kalau dari perspektif pidana, itu masih levelnya belum ancaman, secara pidana masih terlalu lemah unsurnya," tutur dia.

Bagi dia, perbuatan tidak menyenangkan masih abu-abu untuk dijerat pidana. Tidak ada ukuran yang pasti karena bergantung pada masing-masing orang berpresepsi. Namun dia tidak secara ekpsplisit apakah Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik bisa digunakan untuk menjerat Hary Tanoe atau tidak.

Baca pula:

Menyebut Hary Tanoe Tersangka, Jaksa Agung Dilaporkan ke Polisi

Dia juga mengkritik sikap Jaksa Agung H.M. Prasetyo yang menyebut Hary Tanoe telah ditetapkan sebagai tersangka. Padahal kepolisian belum menetapkan tersangka. Kata Ferdinand, kejaksaan tak etis mengomentari kasus yang masih berada di domain penyidik kepolisian.

Sebelumnya, Hary Tanoesoedibjo dilaporkan karena diduga mengirimkan pesan pendek bernada ancaman kepada Kepala Subdirektorat Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Yulianto pada Januari 2016. Hingga saat ini, polisi telah memeriksa 13 saksi terkait dengan kasus ini. Saksi-saksi tersebut termasuk saksi ahli.

Silakan baca:

Diperiksa Terkait SMS 'Kaleng', Hary Tanoe: Ini Bukan Ancaman  

Sebelumnya, Yulianto pertama kali mendapatkan pesan pendek dari orang tak dikenal pada 5 Januari 2016, sekitar pukul 16.30, yang kemudian diketahui berasal dari Hary Tanoe. Pesan tersebut, sebagai berikut ini: "Mas Yulianto, kita buktikan siapa yang salah dan siapa yang benar. Siapa yang profesional dan siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasaan itu tidak akan langgeng. Saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional yang suka abuse of power. Catat kata-kata saya di sini, saya pasti jadi pimpinan negeri ini. Di situlah saatnya Indonesia dibersihkan."

AVIT HIDAYAT | INGE KLARA SAFITRI






Google Rayakan Usia 30 Tahun SMS dengan Sindir Apple

1 hari lalu

Google Rayakan Usia 30 Tahun SMS dengan Sindir Apple

Short Messaging Service, populer dikenal sebagai SMS, genap berusia 30 tahun pada Sabtu 3 Desember 2022


Jejak Evolusi Twitter dari SMS Gratis hingga Dibeli Elon Musk sebesar Rp. 686 Triliun

33 hari lalu

Jejak Evolusi Twitter dari SMS Gratis hingga Dibeli Elon Musk sebesar Rp. 686 Triliun

Twitter resmi diakuisisi oleh Elon Musk dengan nilai Rp. 686 Triliun. Bagaimana lika-liku di media sosial.


Waspada Penipuan Lowongan Kerja Tokopedia Menyebar via WhatsApp

59 hari lalu

Waspada Penipuan Lowongan Kerja Tokopedia Menyebar via WhatsApp

Informasi lowongan kerja Tokopedia beredar melalui pesan WhatsApp.


6 Cara Registrasi Kartu Telkomsel yang Cepat dan Mudah

27 September 2022

6 Cara Registrasi Kartu Telkomsel yang Cepat dan Mudah

Berikut cara registrasi kartu Telkomsel bisa dilakukan secara online dan offline, bisa lewat SMS atau kode USSD


Hati-hati Smishing: Modus Penipuan Berkedok SMS dan Kiat Menghindarinya

19 September 2022

Hati-hati Smishing: Modus Penipuan Berkedok SMS dan Kiat Menghindarinya

Smishing sederhananya adalah modus penipuan yang memanfaatkan fitur komunikasi SMS di ponsel.


Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022 Beserta Syaratnya

8 September 2022

Cara Transfer Pulsa Indosat Terbaru 2022 Beserta Syaratnya

Beirkut cara transfer pulsa Indosat lewat SMS, telepon, dan aplikasi IM3 beserta syarat yang mudah dan praktis


3 Cara Cek Nomor Indosat

12 Agustus 2022

3 Cara Cek Nomor Indosat

Cara cek nomor Indosat dapat dilakukan dengan tiga cara berikut.


Cara Mengganti Nomor WhatsApp Tanpa Diketahui Orang Lain

5 Agustus 2022

Cara Mengganti Nomor WhatsApp Tanpa Diketahui Orang Lain

Sekarang Anda bisa mengganti nomor WhatsApp tanpa diketahui orang lain. Berikut adalah langkah-langkah yang Anda dapat coba.


Cara Mudah Memeriksa Pajak Kendaraan Lewat SMS Berdasarkan Provinsi

23 Mei 2022

Cara Mudah Memeriksa Pajak Kendaraan Lewat SMS Berdasarkan Provinsi

Layanan informasi berbasis SMS ini masih terbatas pada informasi terkait pajak kendaraan tahunan saja.


Cara Mengganti Kartu Telkomsel 3G Menjadi 4G Secara Daring

3 Maret 2022

Cara Mengganti Kartu Telkomsel 3G Menjadi 4G Secara Daring

Kartu SIM Telkomsel dapat diubah menjadi 4G secara daring. Berikut adalah caranya.