Menkumham Investigasi Kaburnya Napi Asing dari Lapas Kerobokan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas memasang foto empat tahanan warga negara asing yang kabur dari Lapas Klas II A Kerobokan terpasang di mini market di Denpasar, Bali, 20 Juni 2017. Empat narapidana yang kabur yaitu Shaun Edward Davidson asal Australia, Dimitar Nikolov Iliev asal Bulgaria, Sayed Mohammed Said asal India dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai asal Malaysia hingga kini masih dalam pengejaran petugas setelah meloloskan diri dari Lapas Kerobokan melalui terowongan di sisi barat tembok lapas. Foto: Johannes P. Christo

    Petugas memasang foto empat tahanan warga negara asing yang kabur dari Lapas Klas II A Kerobokan terpasang di mini market di Denpasar, Bali, 20 Juni 2017. Empat narapidana yang kabur yaitu Shaun Edward Davidson asal Australia, Dimitar Nikolov Iliev asal Bulgaria, Sayed Mohammed Said asal India dan Tee Kok King Bin Tee Kim Sai asal Malaysia hingga kini masih dalam pengejaran petugas setelah meloloskan diri dari Lapas Kerobokan melalui terowongan di sisi barat tembok lapas. Foto: Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memastikan kementeriannya sudah bertindak perihal kabarnya 4 napi WNA dari Lapas Kerobokan, Bali. Salah satunya dengan mengkoordinasikan pencarian keempat WNA itu dengan Dirjen Imigrasi.

    "Karena masalah ini menyangkut orang asing. Direktorat Jenderal Imigrasi sudah kami beri perhatian untuk berjaga," ujar Yasonna Laoly saat dicegat di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa, 20 Juni 2017, terkait emppat napi WNA yang kabur dari Lapas Kerobokan.

    Baca juga:

    Napi Asing Kabur dari Kerobokan, Yasonna Laoly Lakukan Ratas

    Sebagaiman telah ramai diberitakan, keempat WNA yang kabur dari Lapas Kerobokan adalah Shaun Edward Davidson (33, Australia), Tee Kok King (50, Malaysia), Sayed Mohammed Said (31, India), dan Dimitar Nikolov Iliev (43, Bulgaria). Mereka diyakini kabur pada hari Senin lalu dengan menggali lubang bawah tanah sebagai jalur pelarian.

    Adapun kaburnya mereka diketahui saat pengurus Lapas Kerobokan menggelar apel pagi dan roll call (absensi napi). Ketika melakukan roll call, keempat WNA itu tidak merespon dan belakangan baru diketahui mereka telah kabur.

    Baca pula:

    Narapidana WNA Lapas Kerobokan Kabur, Taat Ibadah sampai Pelatih Boxing

    Seperti Adegan Film, 4 Napi WNA Kabur Lewat Bawah Tanah  

    Yasonna melanjutkan bahwa belum ada perkembangan berarti perihal pengajaran empat napi dengan latar belakang kasus narkoba dan keimigrasian itu. Ia berkata, baik Kepolisian maupun Imigrasi masih menyelidiki ke mana kaburnya mereka.

    Nah, perihal keamanan Lapas Kerobokan, Yasonna menjanjikan pengecekan segara, terutama dalam hal fasilitas pengawasan. Hal ini mengingat keempat napi kabur dengan mudahnya alias tak terdeteksi.

    "Sedang kami periksa, termasuk apakah mereka dibantu atau tidak," ujar Menteri Yasonna Laoly yang sudah menyebut Lapas Kerobokan overcapacity itu.

    ISTMAN MP


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.