Pelabuhan Merak Sediakan Dermaga Khusus buat Pemudik Sepeda Motor  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anak melihat suasana antrean saat memasuki Pelabuhan Merak. Sejumlah pemudik membawa anak mereka pergi mudik menggunakan sepeda motor, hal ini sangat berbahaya. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    Seorang anak melihat suasana antrean saat memasuki Pelabuhan Merak. Sejumlah pemudik membawa anak mereka pergi mudik menggunakan sepeda motor, hal ini sangat berbahaya. M IQBAL ICHSAN/ TEMPO

    TEMPO.CO, Cilegon - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak, Kota Cilegon, Banten, telah menyiapkan dermaga VI sebagai dermaga khusus yang akan dilalui para pengendara mudik 2017 dengan sepeda motor. Adapun dermaga lainnya akan dikonsentrasikan untuk kendaraan roda empat, bus, dan truk pengangkut bahan pokok.

    Dermaga VI yang disiapkan khusus untuk para pemudik sepeda motor tersebut merupakan dermaga baru yang ada di Pelabuhan Merak, sehingga total ada enam dermaga yang beroperasi pada musim mudik 2017 ini. Jumlah lahan parkir yang ada di Pelabuhan Merak ini akan mampu menampung hingga 6.000 kendaraan pribadi dan di dermaga VI sebanyak 3.000 sepeda motor.

    Baca: Mudik di Pantura, Waspada Tol Brebes-Pemalang Minim Lampu

    General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Tommy Kaunang mengatakan, dibukanya Dermaga VI di Pelabuhan Merak, diyakini akan menjadi solusi mengatasi kepadatan kendaraan saat mudik Lebaran tahun ini.

    “Kalau motor bisa terangkut hingga 500 unit per jam khusus di dermaga enam. Selain itu, kami juga menyiapkan tenda dan pendingin akan dipasang,” katanya, Selasa, 20 Juni 2017.


    Tommy mengatakan upaya ini dilakukan untuk menghindari terjadi penumpukan dan mempercepat pergerakan kendaraan roda dua di kawasan pelabuhan. Selain itu, agar bisa cepat menuntaskan penumpukan yang terjadi, pada H-4 sampai H-2 Lebaran, kapal-kapal dengan kapasitas besar akan terus dioperasikan. Dengan begitu, kalau kapal besar digabung bisa mengangkut hingga 3.000 per jam.

    Tidak hanya itu, PT ASDP juga menyediakan tenda untuk istirahat bagi pengendara sepeda. “Tahun ini dermaga VI akan dikhususkan untuk pemudik sepeda motor. Kami minta pengguna sepeda motor bisa memanfaatkan tempat istirahat itu," kata juru bicara PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak, Mario Sardadi Oetomo.

    Simak juga: Menkes Nila: Pemudik Jangan Memaksa Pergi kalau Sedang Sakit

    Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim meyakini pelaksanaan mudik di Provinsi Banten tahun ini akan berjalan lancar. “Saya kira Kapolda sudah siap dengan tenaga (personel) yang cukup banyak. Perhatian kita tidak main-main dalam rangka membantu masyarakat pulang kampung ini,” katanya.

    Wahidin Halim meminta semua dinas terkait baik Provinsi atau Kabupaten/Kota bisa berkoordinasi dengan instansi terkait lainnya untuk menghadapi arus mudik 2017. “Tahun ini harus lebih baik lagi, para pemudik dari Jakarta yang melewati Banten menuju Pelabuhan Merak harus dilayani dengan baik, begitu juga pemudik dari luar kota yang kembali ke Banten,” katanya.

    WASI’UL ULUM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.