Wiranto Lantik Yoedhi Swastono Sekretaris Kemenkopolhukam

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mayjen Yoedhi Swastono. antaranews.com

    Mayjen Yoedhi Swastono. antaranews.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto melantik Mayor Jenderal TNI Yoedhi Swastono sebagai Sekretaris Kemenkopolhukam baru menggantikan Letnan Jenderal Yayat Sudrajat yang telah selesai masa penugasannya.

    Dikutip dari siaran pers Kemenkopolhukam, Selasa, 20 Juni 2017, Yoedhi Swastono yang dilantik Wiranto tersebut, sebelumnya menjabat Deputi Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenkopolhukam itu dilantik bersama tiga pejabat lainnya.

    Baca juga:

    Wiranto Sebut Pemerintah Antisipasi Divergensi ISIS ke Indonesia

    Wiranto melantik pula Mayjen Andrie T. U. Sutarno untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Yoedhi, juga dua staf ahli yakni Laksamana Muda I Nyoman Nesa untuk bidang Kedaulatan Wilayah dan Kemaritiman, serta Brigadir Jenderal Wawan Kustiawan sebagai staf ahli bidang SDM dan Iptek.

    "Saya berharap laksanakan tugas dan tanggungjawab yang diberikan sebaik-baiknya. Tantangan akan banyak, tapi dengan tekad dan niat yang baik maka akan selalu ada jalan," ujar Wiranto saat melantik ketiga pejabat tersebut di Ruang Parikesit Kemenpolhukan, Jakarta Pusat, Senin kemarin.

    Baca pula:

    Isu ISIS dari Marawi, Wiranto Membantah Sulawesi Utara Siaga Satu

    Yoedhi sendiri berjanji menuntaskan semua pekerjaan rumah yang belum selesai di masa tugas Yayat. Menurut dia, durasi jabatan Sesmenkopolhukam, yaitu selama 1 tahun 1 bulan akan dinamis dan tak terasa.

    "Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus dikerjakan, akan kami tindaklanjut. Bisa kita kerjakan dengan arahan dan bimbingan pak Menkopolhukam, dan seluruh jajaran harus bersinergi," kata pria kelahiran Madiun, Jawa Timur itu

    Yoedhi Swastono, perwira tinggi Angkatan Darat berusia 56 tahun itu sempat menjadi Atase Pertahanan Kedutaan Besar RI Berlin pada 2003-2006. Dia mengisi posisi Kepala Badan Intelejen Daerah (Kabinda) Jawa Barat pada 2012-2013, dan menjadi Kabinda DKI Jakarta BIN pada 2013-2014 sebelum ditarik menjadi deputi di Kemenkopolhukam.

    Dia dikenal bersama saudara kembarannya, Mayjen Yoedhi Swastanto, yang memiliki karier militer nyaris serupa. Adapun Yoedhi Swastanto saat ini bertugas Kementerian Pertahanan.

    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.