Pilgub Jatim, NasDem Punya Dua Pilihan: Saifullah atau Khofifah

Reporter

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membacakan surat Kartini pada acara "Panggung Para Perempuan Kartini" di Museum Bank Indonesia, Kota, Jakarta, 11 April 2017. Kegiatan istimewa ini digelar TEMPO dalam memperingati Hari Kartini. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Bangkalan - Pemilihan Gubernur Jawa Timur  pada 2018 laksana panggung bagi dua tokoh Nahdlatul Ulama, Saifullah Yusuf  dan Khofifah Indar Parawansa. Pendapat itu disampaikan Effendi Choiri, Wakil Ketua Bidang Keagamaan Dewan Pimpinan Pusat Partai NasDem saat safari Ramadan di Kabupaten Bangkalan.

"Kelompok lain gak punya figur, kaum nasionalis cenderung pada salah satu diantara Saifullah Yusuf  dan Khofifah. Saya senang hanya NU yang punya figur di Jatim," kata Effendi yang juga bekas politikus Partai Kebangkitan Bangsa, Senin, 19 Juni 2017.

Baca: Alasan Kiai NU Dukung Saifullah Yusuf Jadi Calon Gubernur Jatim

Menurut Effendi, Syaifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul dan masih menjabat wakil gubernur adalah tokoh paling populer di Jawa Timur saat ini. Popularitas Saifullah, ujar Effendi,  hanya bisa diimbangi oleh Ketua Umum Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa yang kini menjabat Menteri Sosial.

 "Tokoh lainnya gak ada yang bisa nyaingin Gus Ipul, cuma Khofifah yang bisa. Makanya saya sebut Pilgub Jatim panggungnya dua tokoh ini," kata Efendi Choiri yang akrab disapa Gus Coy.

Fakta itu juga, kata Gus Coy, akan dijadikan dasar oleh DPP NasDem dalam menentukan siapa calon yang akan didukung. Apakah mendukung Gus Ipul atau Khofifah, dengan catatan Khofifah maju melepas jabatan menteri dan maju menjadi kandidat calon gubernur. "Kami belum bersikap soal Pilgub Jatim, tapi intinya kalau gak Gus Ipul ya Khofifah. Gak mungkin dua-duanya," ujar dia.

Simak: Disebut Masuk Bursa Pilkada Jatim, Khofifah Hanya Tersenyum

Soal wacana Gus Ipul calon tunggal dalam pemilihan gubernur, Effendi mengatakan ada dua hal membuat calon tunggal terwujud. Pertama, kata dia, Khofifah tidak mencalonkan diri. Kalau Khofifah Indar Parawansa  tidak maju, tokoh-tokoh lain dipastikan tidak mampu bersaing, sehingga bila dipaksakan head to head dengan Gus Ipul hanya  buang-buang anggaran.

Kedua, menurut Effendi,  wacana calon tunggal Pemilihan Gubernur Jawa Timur karena trauma Pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang melelahkan. Sehingga calon tunggal dianggap solusi pas untuk mencegah polemik karena pilkada.  "Pilgub DKI itu melelahkan, termasuk saya sangat lelah. Kalau dengan calon tunggal aman, gak perlu berantem lagi, bagus juga," kata dia.

MUSTHOFA BISRI






Nasdem Harap Pencabutan Izin Tempat Acara Anies Baswedan Bukan Karena Alasan Politik

7 hari lalu

Nasdem Harap Pencabutan Izin Tempat Acara Anies Baswedan Bukan Karena Alasan Politik

Jika berhubungan dengan politik, Ali menyebut hal ini sangat menyakiti rakyat Indonesia yang ingin bersilaturahmi dengan Anies Baswedan.


NasDem Ungkap Hambatan Safari Anies Baswedan: Izin Dicabut Tanpa Alasan Jelas

7 hari lalu

NasDem Ungkap Hambatan Safari Anies Baswedan: Izin Dicabut Tanpa Alasan Jelas

Ali menerangkan ada hambatan yang dihadapi kala partainya bersama Anies Baswedan hendak bersafari, salah satunya ke Aceh.


Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

19 hari lalu

Kadernya Dukung Anies Baswedan, Ini Kata PPP

PPP tak mempermasalahkan langkah sejumlah kadernya mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan.


Soal Deklarasi Koalisi Pengusung Anies Baswedan, Nasdem: Tunggu Hari Baik

28 hari lalu

Soal Deklarasi Koalisi Pengusung Anies Baswedan, Nasdem: Tunggu Hari Baik

Partai NasDem menyatakan terus mencari hari baik untuk mendeklarasikan koalisi partai pengusung Anies Baswedan.


Partai NasDem Klaim Koalisi Perubahan Akan Segera Terbentuk

28 hari lalu

Partai NasDem Klaim Koalisi Perubahan Akan Segera Terbentuk

Partai NasDem menyatakan pembahasan soal Koalisi Perubahan mulai menemui banyak titik temu.


Soal Adanya Upaya Jegal Anies Baswedan, Ini Tanggapan Partai Nasdem

28 hari lalu

Soal Adanya Upaya Jegal Anies Baswedan, Ini Tanggapan Partai Nasdem

Partai NasDem meminta agar tidak ada saling menjatuhkan calon presiden pada Pilpres 2024, termasuk kepada Anies Baswedan.


Anies Baswedan: Jangan Mau Dibentrok-bentrokkan, Pilpres Nanti Februari 2024

32 hari lalu

Anies Baswedan: Jangan Mau Dibentrok-bentrokkan, Pilpres Nanti Februari 2024

Anies Baswedan mengajak masyarakat jangan pernah mengirimkan hoax atau informasi bohong. Selama ini yang dihadapi adalah hoax.


PKS Ingin Cawapres Anies Baswedan Dipilih Secara Rasional dan Objektif

32 hari lalu

PKS Ingin Cawapres Anies Baswedan Dipilih Secara Rasional dan Objektif

PKS ingin musyawarah mufakat dalam menentukan Cawapres untuk Anies Baswedan.


Anies Baswedan Dapat 3 Nasihat dari Ulama Sumatera Utara, Apa Itu?

33 hari lalu

Anies Baswedan Dapat 3 Nasihat dari Ulama Sumatera Utara, Apa Itu?

Anies Baswedan mendapatkan 3 wejangan dari Ulama Sumatera Utara. Dia berjanji akan melaksanakannya.


Anies Baswedan Minta Relawan IndonesiAnies Tawarkan Rekam Jejak, Bukan Visi Misi

35 hari lalu

Anies Baswedan Minta Relawan IndonesiAnies Tawarkan Rekam Jejak, Bukan Visi Misi

Anies Baswedan menyatakan rekam jejak lebih bisa diuji ketimbang visi misi yang bisa dibuat oleh orang lain.