Densus 88 Tangkap Syahrul, Rencana Kontrak Rumah Dekat Mapolsek

Reporter

Petugas menjaga tempat kejadian perkara penangkapan terduga teroris bernama Syahrul Munif di Jalan Wijaya 11-A, RT 07/RW 03, Malang, Jawa Timur, 19 Juni 2017. Syahrul ditangkap aparat Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri. TEMPO/Abdi Purmono

TEMPO.CO, Malang - Seorang terduga teroris ditangkap aparat Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror hari ini, Senin, 19 Juni 2017.

Terduga teroris yang dicokok Densus 88 Antiteror itu Syahrul Munif di dekat rumah yang ia kontrak di Jalan Wijaya 11-A, RT 07/RW 03, Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rumah kontrakan ini berjarak hanya sekitar 10 meter dari Markas Komando Rayon Militer 0818/26 Singosari.

Baca juga:

Diduga Terkait ISIS, Ini Peran 3 Tersangka Teroris di Bima

Informasi dari warga sekitar, Syahrul ditangkap aparat di ujung jalan, sekitar pukul 08.30 WIB. Syahrul langsung dibawa aparat. Sebagian petugas lalu memasang garis polisi dan menggeledah rumah Syahrul.

Ketua Rukun Tetangga 07 Slamet Riyadi mengatakan, Syahrul bersama istri, tiga orang anak yang masih kecil, dan iparnya baru setahun tinggal di Jalan Wijaya. Awal pindah Syahrul melapor kepada dirinya dengan membawa surat keterangan pindah, kartu keluarga, dan kartu tanda penduduk (KTP). Sehari-hari Syahrul dan istri berjualan aneka pakaian.

Baca pula:

Densus 88 Bekuk 2 Jaringan Abu Jandal di Malang dan Surabaya

“Orangnya tertutup, jarang keluar rumah. Tidak pernah ikut kegiatan warga. Saya cuma satu kali masuk rumahnya untuk beli baju. Ya kalau bicara tetap ramah,” kata Slamet.

Seorang ibu warga setempat yang tak ingin disebut namanya mengatakan, pada dirinya Syahrul dan istri sangat ramah dan terbuka. Malah, Syahrul dan istri memberitahu dia waktu kehilangan seekor kucing.

“Sama saya baik-baik saja, kok. Entah dengan yang lain,” kata si ibu yang bersuamikan pensiuan polisi ini, seraya menyebutkan usaha dagang baju keluarga Syahrul cukup laris dan tiap sore sering didatangi sejumlah pembeli.

Dari informasi yang diberikan aparat keamanan diketahui, Syahrul Munif seorang sarjana hukum kelahiran Kabupaten Jember, 9 Juli 1982. Alamat di KTP, Syahrul Munif berdomisili di Perumahan Bumi Mondoroko Raya AJ—69, RT 04/RW 13, Desa Watugede, Kecamatan Singosari.

“Malah saya dengar dia juga mau pindah lagi ke rumah kontrakan dekat dengan Mapolsek (Markas Kepolisian Sektor) Singosari. Ya, enggak tahu apa alasannya, mungkin saja di sana lebih aman,” kata seorang aparat.

Syahrul yang ditangkap Densus 88 Antiteror diduga merupakan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang terhubung dengan Helmi Alamudi (Yayasan Mega Mendung, Kelurahan Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang), Abdul Hakim (warga Embong Arab, Kota Malang), dan Ahmad Junaidi, penduduk Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Ketiganya ditangkap aparat Densus 88 di wilayah Kota Malang pada akhir Maret 2015 di waktu dan tempat berbeda.

ABDI PURMONO






4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

16 jam lalu

4 Pelaku Perampokan Toko Emas Gondol 600 Gram Emas, Polisi Selidiki Kaitan dengan Terorisme

Empat pelaku perampokan toko emas di Tangerang Selatan sudah ditangkap.


Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

3 hari lalu

Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo, Bukan Pertama Kali di Kabupaten Sukoharjo

Sejak 2010, Sukaharjo kerap terjadi teror dan bom, terakhir ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo. Ini kejadian beberapa tahun belakangan.


Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

4 hari lalu

Densus 88 Ikut Dalami Kasus Ledakan di Dekat Asrama Polisi di Sukoharjo

Untuk mengusut penyebab ledakan, Polri mengerahkan tim gabungan dari Polda Jawa Tengah, Polresta Solo dan dibantu Satgaswil Densus 88


6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

11 hari lalu

6 Tempat Wisata Rekomendasi di Malang, Mau Alam atau Buatan?

Dari mulai wisata pegunungan, pantai hingga tempat wisata hits, Malang memilikinya.


Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

13 hari lalu

Ganjar Pranowo Resmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri, Anggotanya Para Istri Eks Napiter

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meresmikan Koperasi Srikandi Gema Salam Mandiri yang beranggotakan para istri mantan narapidana teroris (napiter).


Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

14 hari lalu

Tangkap 13 Tersangka Teroris di Riau, Densus 88: Mereka Latihan di Perkebunan Sawit

Densus 88 menangkap total 13 tersangka teroris dari kelompok Anshor Daulah (AD) pendukung ISIS di Dumai


Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

15 hari lalu

Densus 88 Tangkap 8 Tersangka Teroris Kelompok Anshor Daulah di Riau

Densus 88 menangkap delapan tersangka teroris di delapan lokasi berbeda di Dumai pada pukul 07.05-12.10 WIB.


18 Tahun Densus 88, Apa yang Dilakukan Tangani Terorisme?

35 hari lalu

18 Tahun Densus 88, Apa yang Dilakukan Tangani Terorisme?

Diresmikan 18 tahun lalu, pada 26 Agustus 2004, berikut adalah fungsi utama Densus 88 Antiteror.


Cerita Teroris Santoso dan Noordin M Top yang Pernah Jadi Buronan Nomor 3 FBI

40 hari lalu

Cerita Teroris Santoso dan Noordin M Top yang Pernah Jadi Buronan Nomor 3 FBI

Teroris Santoso yang lahir 21 Agustus 1976 diketahui terinspirasi Abu Bakar Ba'asyir, Abdullah Sungkar, Imam Samudera, Dr. Azahari dan Noordin M. Top


Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari, Begini Penemuan Candi Singosari

46 hari lalu

Jadi Kawasan Ekonomi Khusus Singosari, Begini Penemuan Candi Singosari

Letak ibu kota kerajaan diyakini berada di sekitar Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang kini, meski lokasinya belum dapat dipastikan.