Mudik Lebaran, Konsumsi Avtur di Lima Bandara Sumatera Meningkat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengisian avtur ke pesawat. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    Pengisian avtur ke pesawat. ANTARA/Jessica Helena Wuysang

    TEMPO.CO, Padang - PT Pertamina (Persero) memprediksi terjadi peningkatan kebutuhan bahan bakar Avtur selama mudik Lebaran 2017 di lima bandar udara di Sumatera bagian utara. Peningkatan konsumsi Avtur terbesar di Bandara Internasional Minangkabau yang mencapai 19 persen.

    "Peningkatan diperkirakan terjadi pada H-5 dan H+5 Lebaran," ujar General Manager Marketing Operation Region 1 PT Petamina (Persero) Erry Widiastono, Sabtu 17 Juni 2017.

    Baca juga:

    Pantau Harga Bulan Puasa, Dua Menteri Sidak ke Pasar

    Kata dia, kebutuhan Avtur di Bandara Internasional Minangkabau sebesar 118 kiloleter per hari. Lebaran tahun ini diperkirakan naik 19 persen menjadi 140 kiloliter per hari.

    Selain di Bandara Internasional Minangkabau, kenaikan konsumsi Avtur juga diprediksi di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceb sebesar sembilan persen, dari 55 kiloliter per hari menjadi 60 kiloliter. Konsumsi di Bandara Kualanmu Sumatera Utara juga mengalami kenaikan 10 persen, dari 480 kiloliter menjadi 528 kiloliter.

    Baca pula:

    Cuti Bersama Idul Fitri 2017, Kapolri: Polisi Tak Boleh Liburan

    Begitu juga dengan Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru yang biasanya konsumsi Avtur 160 kiloliter per hari naik menjadi 172 kiloliter atau naik delapan persen. Bandara Hang Dim juga mengalami kenaikan tujuh persen, dari 280 kiloliter menjadi 300 kiloliter.

    "Antisipasi penambahan tersebut diharapkan dapat memnbantu masyarakat merayakan Idul Fitri dengan tenanh dan nyaman," ujarnya.

    Silakan baca:

    Lebaran 2017: Penerbangan Buka Tambahan Rute Internasional

    Peningkatan kebutuhan Avtur di Bandara Internasional Minangkabau, juga karena adanya penambahan penerbangan musim mudik Lebaran 2017. Di antaranya PT Garuda Indonesia Kantor Cabang Padang menambah 17.784 kursi untuk rute penerbangan Jakarta-Padang dan sebaliknya.

    Sebelumnya, General Manager Garuda Indonesia Cabang Padang Sonny Syahlan mengatakan, penambahan kapasitas penumpang dilakukan dengan dua cara. Sebanyak 17.784 kursi tambahan terbagi atas 12.240 kursi melalui extra flight dan 5.544 kursi dari pengoperasian pesawat lebih besar (bigger aircraft).

    Pesawat Airbus A 330 dengan kapasitas 360 kursi akan diterbangkan untuk rute Jakarta-Padang-Jakarta. Penerbangan untuk extra flight dilakukan pada 19 Juni-8 Juli 2017. Sedangkan untuk pesawat pengganti akan dilakukan pada 10-23 Juli 2017.

    ANDRI EL FARUQI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.