Peringatan Harteknas, Menristek Serahkan 15 Mesin Baru ke Nelayan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof Dr Muhammad Nasir MSi Akt PhD memberikan wejangan kepada mahasiswa bidik misi yang diterima di ITS, Rabu (1/6). dok/its.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Prof Dr Muhammad Nasir MSi Akt PhD memberikan wejangan kepada mahasiswa bidik misi yang diterima di ITS, Rabu (1/6). dok/its.ac.id KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Makassar - Kota Makassar akan menjadi pusat peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-22 yang digelar di Center Point of Indonesia di Makassar pada 10 Agustus 2017 dengan pembukaan rangkaian Harteknas di Pelabuhan Paotere Makassar yang dilakukan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek) Mohamad Nasir.

    "Pemilihan Kota Makassar berdasarkan sejumlah pertimbangan seperti letak strategis dengan garis pantai terpanjang di Indonesia dan memiliki pelabuhan perikanan terbesar di wilayah timur," ucap Menteri Nasir di Pelabuhan Paoter, Jumat sore 16 Juni 2017.
    Baca :
    Menteri Agama: Tidak Relevan Hadapkan Pancasila dengan Agama

    Menurut dia, tema yang diusung itu untuk mendorong terwujudnya visi Indonesia yakni sebagai poros maritim dunia. Dengan bakti teknologi, kegiatan ilmiah, pameran teknologi, talkshow, dan penganugerahan penghargaan di bidang ilmu pengetahuan.

    Apalagi, Pelabuhan Makassar merupakan yang terpadat di wilayah timur dan Sulawesi Selatan memiliki dinamika pembangunan pesisir yang paling tinggi di Indonesia. "Jadi kita harapkan peringatan ini bisa mendorong meningkatkan kemajuan ekonomi yang berbasis teknologi," ujar Nasir.

    Di sela-sela peluncuran rangkaian peringatan Haktenas, Menteri Nasir didampingi Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo melakukan penarikan tali kapal.

    Kemudian dilanjutkan menyerahkan bantuan kepada nelayan Paotere berupa 500 paket sembako dan 15 unit konverter kit mesin perahu yang diproduksi PT INTI.
    Simak juga : Kasus Izin Reklamasi Makasar diusut , Proyek CPI Jalan Terus

    "Konverter Kit ini sebagai salah satu bentuk bakti teknologi dalam rangka mengangkat ekonomi rakyat. Karena ini merupakan inovasi anak bangsa, yang berfungsi menggantikan bahan bakar minyak dengan gas sebagai bahan penggerak perahu," urai Na

    DIDIT MAKASSAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.