Cuti Bersama Idul Fitri 2017, Kapolri: Polisi Tak Boleh Liburan

Reporter

Editor

Elik Susanto

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkunjung ke Sulawesi Tenggara dalam rangka memberikan pengarahan pada personil Kepolisian Daerah Sultra Kamis 23 Februari 2017. TEMPO/ ROSNIAWANTY FIKR

TEMPO.CO, Jakarta - Cuti bersama Idul Fitri 2017, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan anggota Polri dipersilakan berlebaran bersama keluarga, tapi tidak boleh liburan. "Bagi anggota yang beragama Islam silakan mengatur waktu untuk berlebaran, namun tidak boleh liburan seperti orang-orang yang bekerja di instansi pemerintah lainnya," kata Tito Karnavian, ketika Safari Ramadan dan menyaksikan bakti sosial pelayanan kesehatan serta bazar sembako murah di Markas Polda Sumatera Selatan, Palembang, Jumat, 16 Juni 2017.

Menurut Kapolri, selama berlangsung operasi kemanusiaan Ramadan dan Hari Raya (Ramadaniya) sebelum dan setelah Idul Fitri 1438 Hijriah, tidak boleh ada anggota Polri cuti pulang kampung apalagi liburan. Seluruh anggota wajib melaksanakan tugasnya pada saat sebagian besar orang menikmati liburan cuti bersama mudik Lebaran bersilaturahmi dengan keluarga.

Baca: Pemerintah Tetapkan 23 Juni Mulai Cuti Bersama Idul Fitri 2017

"Anggota Polri sangat diharapkan oleh masyarakat untuk hadir di tengah-tengah mereka yang melakukan perjalanan mudik dan berbagai aktivitas persiapan Idul Fitri," ujar Kapolri sembari menambahkan bahwa Polri akan membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik di sepanjang jalur untuk menjaga arus lalu lintas agar tetap lancar dan terhindar dari kejahatan.

Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan masyarakat dalam beribadah puasa berlangsung tenang, aman, dan nyaman, serta dalam merayakan Idul Fitri dengan sukacita. Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengatakan, seluruh jajarannya diperintahkan siaga menjelang dan usai Lebaran 2017.

Baca: Jokowi Ungkap 3 Persiapan agar Lebaran Tahun Ini Lebih Baik

Kriminalitas diprediksi akan meningkat saat menjelang dan usai Lebaran, sehingga kondisi ini menjadi perhatian pihaknya untuk melindungi masyarakat. "Kapolres harus siaga bersama jajarannya, sehingga bisa dicegah kasus kriminalitas," kata Agung.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 18 Tahun 2017 tentang Cuti Bersama Tahun 2017. Melalui Keppres itu, pemerintah menetapkan cuti bersama Idul Fitri 2017, yaitu pada 23, 27,28,29, dan 30 Juni 2017 (Jumat, Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat) sebagai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriah dan tanggal 26 Desember 2017 (Selasa) sebagai cuti bersama Hari Raya Natal.

Baca: Mudik Lebaran 2017, Tiket Kereta Kelas Ekonomi Habis

Berdasar Keppres itu, cuti bersama tidak mengurangi hak cuti tahunan pegawai negeri sipil. Penerbitan Keppres itu didasarkan pada pertimbangan mewujudkan efisiensi dan efektivitas hari kerja serta memberikan pedoman bagi instansi pemerintah dalam melaksanakan cuti bersama tahun 2017.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo sudah menandatangani Kepres tersebut. "Cuti bersama pada 23 Juni, kemudian 27, 28, 29, dan 30," kata Pramono di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 15 Juni 2017. Pramono menyatakan hari libur Idul Fitri yang jatuh pada 25 dan 26 Juni tidak masuk dalam hitungan cuti bersama Idul Fitri 2017.

ADITYA BUDIMAN | ANTARA






Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

5 hari lalu

Tempo Media Grup Beri Penghargaan 13 Kepala Daerah Perempuan Inspiratif

Kepala daerah perempuan ini dinilai berhasil memimpin daerahnya, meskipun mereka harus menghadapi banyak kendala.


Tito Karnavian Ingatkan ASN untuk Tetap Netral Selama Pemilu 2024

5 hari lalu

Tito Karnavian Ingatkan ASN untuk Tetap Netral Selama Pemilu 2024

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar ASN menjaga profesionalitas dan tetap netral selama pelaksanaan Pemilu 2024.


Tito Karnavian Sebut Surat Edaran Kemendagri Dipantik dari Keluhan Internal

6 hari lalu

Tito Karnavian Sebut Surat Edaran Kemendagri Dipantik dari Keluhan Internal

Tito Karnavian menerbitkan surat edaran kepada Pj kepala daerah yang membolehkan memutasi maupun memberhentikan pejabat tanpa persetujuan Kemendagri.


Partai NasDem Sebut SE Mendagri Tito Karnavian Bentuk Praktik Otoritarianisme

6 hari lalu

Partai NasDem Sebut SE Mendagri Tito Karnavian Bentuk Praktik Otoritarianisme

NasDem menilai surat edaran yang dikeluarkan Tito Karnavian menabrak peraturan perundang-undangan di atasnya.


Gubernur Papua Lukas Enembe Pernah Usulkan Pemekaran Papua Jadi Tujuh Provinsi

6 hari lalu

Gubernur Papua Lukas Enembe Pernah Usulkan Pemekaran Papua Jadi Tujuh Provinsi

Gubernur Papua Lukas Enembe mengusulkan pemekaran Papua menjadi tujuh provinsi, menurutnya sekaligus sesuai dengan jumlah wilayah adat di Papua.


Jokowi soal Nama Pengganti Anies Baswedan: Belum Sampai ke Saya

7 hari lalu

Jokowi soal Nama Pengganti Anies Baswedan: Belum Sampai ke Saya

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan nama calon penjabat Gubernur DKI pengganti Anies Baswedan belum sampai ke dia.


Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Soal Pemekaran Bukan Bagi-bagi Wilayah

10 hari lalu

Mendagri Tito Karnavian Ingatkan Soal Pemekaran Bukan Bagi-bagi Wilayah

Mendagri Tito Karnavian mengingatkan bahwa pemekaran wilayah bukanlah untuk dimanfaatkan sebagai momentum bagi-bagi wilayah.


Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe Diblokir PPATK, Punya Dana Tunai Rp 61 Miliar

15 hari lalu

Rekening Gubernur Papua Lukas Enembe Diblokir PPATK, Punya Dana Tunai Rp 61 Miliar

PPATK memblokir rekening Gubernur Papua Lukas Enembe. Uang sebesar Rp 61 miliar disebut berasal dari Dana Otsus Papua dan setoran sejumlah bupati.


Pengacara Lukas Enembe Sebut Kliennya Kantongi Izin ke Luar Negeri Untuk Berobat

15 hari lalu

Pengacara Lukas Enembe Sebut Kliennya Kantongi Izin ke Luar Negeri Untuk Berobat

Lukas Enembe disebut mengantongi izin berobat ke luar negeri sebelum keluarnya permohnan cekal dari KPK.


Prasetyo Edi Marsudi Sebut 3 Nama Pengganti Anies Baswedan Dirapatkan Pekan Depan

18 hari lalu

Prasetyo Edi Marsudi Sebut 3 Nama Pengganti Anies Baswedan Dirapatkan Pekan Depan

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan akan segera menggelar rapat pimpinan untuk membahas 3 calon penjabat gubernur DKI Jakarta.