Soal Aksi Teroris, Wakapolri Sebut Indonesia Seperti Bom Berjalan

Reporter

Editor

Dwi Arjanto

Wakil Kepala Polri (Wakapolri) yang baru Komisaris Jenderal Syafruddin saat mengikuti upacara pelantikan di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, 10 September 2016. Mantan Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpol) Komisaris Jenderal Syafruddin resmi dilantik sebagai Wakapolri melalui Surat Keputusan Nomor 917/IX/2016. TEMPO/Dhemas Reviyanto

TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komisaris Jenderal Syafruddin mengatakan, terkait ancaman terorisme, Indonesia ini ibarat bom berjalan yang senantiasa bisa meledak suatu saat. Apalagi, jika kepentingan politik dibaluti dengan sentimen agama dan sentuhan teknologi.

"Jangan sampai kehinekaan Indonesia ini dimanfaatkan untuk memecah bela NKRI. Karena Indonesia ini ibarat bom berjalan yang dapat meledak sewaktu-waktu," kata Syafruddin di Makassar, Jumat 16 Juni 2017.
Baca :

RUU Antiterorisme, Pakar: TNI Dapat Masuk dengan Kategori Perang

Imparsial: Keterlibatan TNI Tak Perlu Masuk Revisi UU Terorisme

Syafruddin menjelaskan orang luar akan mudah masuki Indonesia jika politik sudah dicampuradukkan dengan sentimen agama. Sehingga bisa memecah keberagaman dan menghancurkan sebuah negara.

Sehingga Syafruddin mengajak seluruh komponen bangsa agar tetap bersatu, jangan sampai demokrasi bablas dan tak terkontrol sehingga dapat goyah. Akibatnya dengan mudah memicu aksi terorisme dan radikalisme.

Menurut Syafruddin, potensi keberagaman dan kebhinekaan selalu memiliki kekuatan positif dan juga negatif jika tak dikelola dengan baik. Beruntung percobaan aksi militan ISIS melalui konflik yang pernah terjadi di Indonesia seperti Maluku, Poso dan Aceh bisa digagalkan.

"Terakhir TNI dan Polri berhasil memberantas kawanan teroris pimpinan Santoso. Karena ISIS di Indonesia sudah menjalar," ucap Syafruddin lagi. Lebih lanjut dia mengatakan, konflik berdarah di Suriah sudah meluas ke aneka penjuru dunia dan menggerogoti wilayah Asia Tenggara, seperti yang terjadi di Filipina.

DIDIT HARYADI






Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

1 jam lalu

Penuhi Syarat dan Ketentuan Menerima BSU Tahap 4

Bantuan Subsidi Upah atau BSU merupakan bantuan senilai Rp 600 ribu yang diberikan pemerintah. Ini syarat penerima BSU tahap 4.


7 Tahun Kematian Akseyna, Ayahanda Sodorkan Motif, Dugaan, dan Terduga Pelaku

8 jam lalu

7 Tahun Kematian Akseyna, Ayahanda Sodorkan Motif, Dugaan, dan Terduga Pelaku

Komisi Kepolisian Nasional atau Kompolnas hari ini mengadakan rapat untuk menindaklanjuti kasus kematian mahasiswa Universitas Indonesia Akseyna Ahad Dori.


Mulai Tahun Depan, Mobil dan Motor Patroli Polisi Bakal Pakai Kendaraan Listrik

15 jam lalu

Mulai Tahun Depan, Mobil dan Motor Patroli Polisi Bakal Pakai Kendaraan Listrik

Korlantas Polri mengonfirmasi bahwa mulai tahun depan, seluruh mobil dan motor patroli lalu lintas akan menggunakan kendaraan listrik.


Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

16 jam lalu

Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

Menggunakan sumber dana APBN 2022, Polri melakukan pengadaan gas air mata senilai Rp 152 miliar. Berikut rinciannya.


Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

17 jam lalu

Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

Rusun Polri Menteng dibangun dengan dana hibah dari tiga tahun anggaran APBD DKI 2020-2022. Diresmikan Anies Baswedan.


Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

22 jam lalu

Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

Anies Baswedan berharap kolaborasi antara Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya akan terus berlanjut.


Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

1 hari lalu

Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

Soal Aremania yang sempat ditangkap, Nico Afinta sempat membisik kepada Kadivhumas Polri. "Sudah dipulangkan."


2 Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Kenaikan Pangkat

1 hari lalu

2 Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Kenaikan Pangkat

Dua polisi itu gugur bersama ratusan korban lainnya dalam tragedi Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022.


Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

1 hari lalu

Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

Dua personel polisi tewas dalam tragedi Kanjuruhan, Sabtu 1 Oktober 2022 lalu. Keduanya tewas saat berada di tribun selatan


Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo ke Kejaksaan Hari Ini

1 hari lalu

Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo ke Kejaksaan Hari Ini

Polri melimpahkan tahap dua kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua yang melibatkan Ferdy Sambo ke Kejari Jakarta Selatan hari ini